44 OTG Reaktif dan 4 Orang Positif Covid-19 di Towuti, Alimuddin Ambil Langkah Tegas

  • Whatsapp

INPUTRAKYAT_LUTIM,–Dikabarkan ada beberapa warga Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur terpapar virus corona atau covid-19 serta berstatus OTG Reaktif.

Camat Towuti, Alimuddin Nasir membenarkan hal tersebut. Ia membeberkan kalau di wilayahnya terdapat 4 orang positif covid-19 berdasarkan hasil Swab.

Selain itu, terkonfirmasi pula 44 Orang Tanpa Gejala (OTG) yang dinyatakan reaktif dari hasil rapid test, ungkapnya, Selasa (12/05/2020).

Menurutnya, keempat orang yang positif berdasarkan hasil Swab itu telah menjalani isolasi. Tiga orang di Old Camp Sorowako, Kecamatan Nuha dan 1 orang karantina mandiri di rumahnya.

Sementara ke 44 OTG tersebut saat ini tengah menjalani karantina mandiri sembari menunggu hasil swabnya, ujarnya lagi.

“Ke 44 orang tersebut diantaranya terdiri dari karyawan dan ada pula tenaga medis,” terang Alimuddin Nasir.

Dengan adanya kasus ini di wilayahnya, Camat Towuti mengaku telah mengambil langkah tegas yakni dengan menerapkan 14 aturan.

Diantaranya, warga tidak diperbolehkan masuk ke Towuti kalau bukan ber KTP Luwu Timur serta mewajibkan masyarakat menggunakan masker dan tidak berkeliaran, paparnya.

“Penerapan aturan itu berlaku hingga ke Desa-Desa. Dan saat ini kami sudah dirikan posko penanggulangan covid-19 hingga di Desa yang bertujuan memantau kondisi warga di masing-masing Desa,” kata Ali.

Lanjutnya, adapun langkah lain yang kami terapkan adalah tidak mengizinkan para pedagang pupuk, serta pedagang lainnya masuk ke wilayah Towuti.

“Para pedagang akan membongkar muatannya di titik yang sudah kami siapkan, nanti masyarakat yang menjemput ditempat tersebut,” ujarnya.

Untuk penerapan lainnya seperti tempat pelayanan yakni kantor camat dan desa sudah kami atur.

Para pegawai yang berkantor hanya lima orang saja. Selebihnya, bertugas di posko demikian pula di pemerintah Desa. Ini berlaku setiap hari, pungkasnya.

“Kami mohon maaf dengan ketidak kenyamanan ini, tetapi hal itu semata-mata demi keselamatan kita bersama guna memutus mata rantai covid-19,” tutupnya.

Liputan: Amk | Editor: Redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *