Angka Perceraian di kota Makassar Meningkat

  • Whatsapp

INPUTRAKYAT_MAKASSAR,– Angka kasus perceraian yang terjadi di Makassar pada tahun 2019 meningkat dari tahun sebelumnya.

Hal tersebut diungkap oleh Panitera Pengadilan Agama Kelas 1A Makassar, Hartanto saat ditemui di Kantor Pengadilan Agama Kelas 1A Makassar, Jl Perintis Kemerdekaan KM 14, Kamis (19/12/2019).

Berdasarkan data perkara yang masuk per-desember 2019, terdapat 3607 perkara, namun sudah ada sekitar 3543 perkara yang telah mendapat putusan. Dibandingkan data perkara yang masuk di tahun 2018, terdapat 2839 perkara dan 2804 diantaranya telah terselesaikan.

“Rata-rata didominasi cerai gugat, yakni perceraian yang diajukan oleh istri terhadap suaminya”, ujar Hartanto.

Panitera Pengadilan Agama Kelas 1A Makassar ini juga menjelaskan bahwa penyebab perkara perceraian yang masuk ke Pengadilan Agama bermacam-macam seperti perselingkuhan, masalah ekonomi, KDRT dan lain sebagainya.

Selain itu, dia juga mengatakan bahwa cara penyelsaian perkara gugatan atau permohonan perceraian tersebut juga bermacam-macam, dari mulai upaya mediasi rujuk sampai putusan terhadinya perceraian.

“Artinya setelah dia masukkan gugatan perceraian biasanya ada mediasi dan bisa saja rujuk, sehingga tak jadi bercerai. Tapi kalau tidak berhasil maka proses akan dilanjut sampai putusan”, jelasnya.

Liputan :  Noya  |  Editor :  SDQ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *