Breaking News: Warga Demo di Kantor Lurah Tomoni, Ini Masalahnya

  • Whatsapp

INPUTRAKYAT_LUTIM,–Ratusan masyarakat Kelurahan Tomoni, Kecamatan Tomoni, Kabupaten Luwu Timur, menggelar unjuk rasa di depan Kantor Kelurahan Tomoni, Selasa (01/03/2020).

Masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Kelurahan Tomoni ini, menuntut pemerintah Kelurahan Tomoni bekerja secara profesional, efektif dan meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat.

Dalam orasinya, Illang, Koordinator lapangan (Korlap) aksi membeberkan proses perubahan status dari Desa menjadi Kelurahan Tomoni sekaligus status jabatan Kepala Kelurahan pertama hingga saat ini.

Lanjutnya, Kepala Kelurahan Tomoni yang menjabat selama satu tahun sampai saat ini dengan status pelaksana tugas (Plt) dianggap tidak efektif dalam mengeban tugas.

Karena kata dia, beberapa program kerja yang tidak terealisasi sesuai dengan perencanaan kerja berdasarkan kebutuhan masyarakat Kelurahan Tomoni.

Akibatnya, menimbulkan dampak sistemik terhadap pokok-pokok permasalahan patologi birokrasi Kelurahan Tomoni, ujarnya lagi.

Karena dalam menjalankan tugas sebagai Plt, Kepala Lurah dinilai tidak berwenang mengambil keputusan atau tindakan bersifat strategis yang berdampak pada perubahan status hukum di aspek organisasi, kepegawaian dan alokasi anggaran.

Lantaran kebijakan pemerintah daerah mengangkat status Plt Lurah, pelaksanaan program kerja dalam mensejahterakan masyarakatnya tidak berjalan seperti yang diharapkan, beber Illang.

Alhasil, terjadi penumpukan persoalan dalam segi pelayanan, pemberdayaan masyarakat atau perhatian sarana dan prasarana yang ada di Kelurahan Tomoni, tandasnya.

“Maka dari itu kami mendesak pemerintah Kabupaten Luwu Timur segera mungkin melakukan perubahan-perubahan,” tegasnya.

Dalam pernyataan sikapnya, para demonstran menuntut lima poin yakni, mengangkat pejabat Kepala Kelurahan yang depinitif, aparat Kelurahan harus bekerja profesional di Kantornya sebagai pelayan masyarakat.

Pemerintah Kelurahan dan Kecamatan Tomoni diminta memberdayakan masyarakat setempat serta mendesak pemerintah Kecamatan Tomoni mentrasparansikan anggaran Kelurahan Tahun 2020.

Terakhir, Pemerintah Daerah diminta hadir ditengah masyarakat guna mengklarifikasi tuntutan warga Kelurahan Tomoni.

Liputan: Amk | Editor: Redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *