Di Belakang RSUD I Lagaligo Wotu, Ada Bocah Menderita Hydrocephalus

  • Whatsapp

INPUTRAKYAT_LUTIM,–Seorang bocah berusia dua tahun, yang tinggal bersama kedua orang tuanya di belakang Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) I Lagaligo Wotu, Desa Bawalipu, Kecamatan Wotu, Luwu Timur, menderita penyakit Hydrocephalus. Walau sudah mejalani operasi, kepala bocah bernama Ilham ini belum juga pulih benar.

Kepala putra kedua pasangan Wahyudi (22) dan Tami (23) ini, masih nampak membesar, tidak seperti kepala bocah seusianya. “Sebenarnya sudah dioperasi tahun 2018, tapi kondisinya masih tetap begini,” ungkap Tami, sang ibu, Kamis (20/02/20) di kediamannya.

Menurut Tami, Ilham menderita hydrocephalus sejak dia masih bayi. Sejak itu pula kondisinya sudah sangat memprihatinkan, hingga pada akhirnya menjalani operasi di tahun 2018 dengan menggunakan fasilitas BPJS.

Namun, sejak dioperasi, kondisinya tidak begitu berubah. Di dalam otaknya masih saja terdapat cairan yang mengakibatkan meningkatnya tekanan cairan pada otaknya. “Masih banyak cairan di dalam kepalanya, pak,” kata Tami, didampingi suaminya.

Tami berharap ada dermawan yang bisa mendonasikan sebagaian rezekinya untuk membantu kesembuhan putranya. Tami mengakui, hingga saat ini dirinya memiliki kempauan yang sangat terbatas untuk pengobatan putranya. Sang suami, Wahyudi hanya seorang pekerja buru bangunan yang penghasilannya tidak menentu.

Untuk diketahui, hidrosefalus adalah penumpukan cairan di rongga otak, sehingga meningkatkan tekanan pada otak. Pada bayi dan anak-anak, hidrosefalus membuat ukuran kepala membesar. Sedangkan pada orang dewasa, kondisi ini bisa menimbulkan sakit kepala hebat.

Liputan: Amk | Editor: Redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *