Di Kolaka, Seorang Kakek Tewas di Tangan Tetangga

  • Whatsapp

INPUTRAKYAT_SULTRA,–Seorang pria lanjut usia berinisial Dg SK (70) warga kelurahan Ulunggolaka, tewas di tangan tetangga sendiri.

Diketahui, pelaku berinisial MST (60) warga kelurahan Ulunggolaka, Kecamatan Latambaga, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara.

Korban (Dg SK) ditemukan ditengah sawah miliknya dalam kondisi tubuh tergeletak dan bersimbah darah.

Kasus pembunuhan ini terjadi, diduga dipicu soal pengelolaan sawah.

Berdasarkan keterangan beberapa saksi dihadapan penyidik Polres Kolaka menerangkan bahwa sebelumnya korban mempercayakan tersangka untuk mengelola sawahnya, namun tersangka justru menyuruh orang lain untuk mengelola sawah milik korban tersebut.

Berangkat dari persoalan itu, korban mendatangi tersangka lantaran merasa tidak terima tindakan tersangka menyuruh orang lain untuk mengelola sawahnya. Setelah korban dan tersangka bertemu, terjadilah adu mulut.

Dalam keterangannya, tersangka merasa tersinggung atas tindakan korban yang membentak tersangka dengan nada keras, sehingga tersangka mengaku meninggalkan tempat dimana korban dan pelaku bertemu saat itu, namun bebarapa saat kemudian pelaku kembali lagi mendatangi korban dan langsung menganiaya korban hingga tewas.

“Setelah kita melakukan pemeriksaan oleh tersangka dengan beberapa orang saksi, kasus ini berawal dari ketersinggungan, yang mana lantaran tersangka merasa tersinggung atas tindakan yang di lakukan oleh korban yang membentak tersangka dengan nada keras, terkait soal perselisihan pengelolaan sawah milik korban, sementara keduanya antara korban dan tersangka ini masih hubungan tetangga (sekampung),” terang AKP I Gede Wiguna Pranata selaku Kasat Rekrim Polres Kolaka, Rabu (29/01/2020).

Lanjut AKP I Gede Wiguna Pranata mengatakan, atas kasus tersebut pihak Polres kolaka telah mengamankan beberapa barang bukti yaitu sebuah benda tajam berupa tombak yang biasa di lakukan oleh tersangka menghalau babi, dan beberapa lembar pakaian yang dilumuri darah serta sepasang sandal.

“Setelah pemeriksaan terhadap tersangka dan beberapa orang saksi, tersangka langsung ditahan,” ungkap AKP I Gede Wiguna Pranata.

Atas perbuatannya, tersangka (MST) di ancam pasal 338 subsaider 351 ayat 3 KUHP dengan ancaman pidana 15 tahun kurungan penjara, kuncinya.

Liputan: Okyl | Editor: Redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *