oleh

Dukung Minat Baca, Big Bad Wolf Makassar Kini Ada Tambahan Diskon

INPUTRAKYAT_MAKASSAR,– Pameran buku terbesar di dunia Big Bad Wolf yang digelar di Celebes Convention Center (CCC), Jl. Metro Tanjung Bunga, kota Makassar, makin di padati pengunjung. Minggu (1/12/2019).

Dari Pantauan InputRakyat.co.id ribuan masyarakat Makassar mengunjungi CCC untuk berburu buku murah yang diskonnya 60 hingga 80 persen.

Salah satu pengunjung Ical yang datang beserta keluarga mengaku sangat senang dengan diselenggarakan nya pameran buku seperti ini.

“Jarang-jarang ada pameran buku seperti ini, jadi kesempatan untuk berburu buku kesukaan, apa lagi diskonnya sangat murah, event seperti ini harus sering-sering dilaksanakan,” ujar Ical di CCC (31/11/2019)

Bagi para pencinta buku, kini ada tambahan diskon 20 persen di Big Bad Wolf Makassar Bagi Pelajar dan Mahasiswa, Cukup Tunjukkan Kartu Pelajar

Menurut data oleh The United Nations Educational, Scientific and Cultural Organisation (UNESCO) pada tahun 2012, indeks membaca dan berliterasi masyarakat Indonesia sangat memprihatinkan, hanya 0.001 persen.

Artinya, dari 1000 orang Indonesia, hanya satu orang yang rajin membaca. Riset berbeda bertajuk Most Literate Nation In the World yang dilakukan oleh Central Connecticut State Univesity pada Maret 2016 lalu, menyatakan bahwa Indonesia menduduki peringkat ke-60 dari 61 negara soal minat membaca.

Big Bad Wolf Makassar 2019 memberikan penawaran spesial bagi pelajar dan mahasiswa.

“Kami melihat terjadinya peningkatan minat baca yang cukup besar, untuk itu tujuan kami mengadakan diskon khusus pelajar agar dapat memacu untuk lebih gemar lagi membaca buku.

“Karena sesuai dengan misi kami yaitu meningkatkan minat baca dan mencerdaskan bangsa, kami berikan diskon 20 persen untuk buku fiksi, cukup dengan membawa kartu pelajar,” kata Uli Silalahi Presiden Direktur Big Bad Wolf Indonesia.

Lanjut Uli, “Harapannya dengan memberikan banyak diskon tambahan dan adanya bazar buku big bad wolf minat baca di Indonesia terus meningkat. Dengan rajinnya membaca buku, untuk kedepannya anak anak akan menjadi kritis sehingga tidak mudah lagi termakan hoax,” pungkas Uli Silalahi.

Liputan : Freya | Editor : Amk


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *