HAM Lutim Minta Pemda Perhatikan Nasib Mahasiswa Perantau di Tengah Wabah Corona

  • Whatsapp

INPUTRAKYAT_LUTIM,–Sampai saat ini wabah covid-19 masih belum berakhir. Pemerintah pusat hingga ke daerah masih intens melakukan pencegahan.

Demikian halnya di Kabupaten Luwu Timur. Terlihat seluruh elemen bahu membahu melakukan pencegahan, mulai dari penyemrotan disinfektan sampai pembagian hand sanitizer serta masker.

Salah satu cara lain pemerintah daerah untuk mencegah penyebaran corona yakni mengeluarkan himbauan agar mahasiswa mengurungkan niat untuk mudik ke Luwu Timur.

Kebijakan itu malah dinilai tidak berimbang. “Kalau langkah ini sebagai upaya mencegah penyebaran covid-19, kita terima,” ungkap Ryan Adam selaku Kabid Advokasi HAM Lutim Batara Guru, Senin (13/04/2020).

Tetapi seharusnya kata dia, pemerintah juga memperhatikan para mahasiswa perantau asal Lutim, tandas Ryan.

Menurutnya, pemberlakuan pembatasan sosial itu tentu berdampak pada semua orang, termasuk kalangan intelektual muda yang sedang mengenyam bangku perkuliahan.

Dimana para mahasiswa perantau nantinya akan menghadapi kondisi kerentanan, baik secara sosial maupun ekonomi, terangnya.

Sementara saat ini, pihak kampus telah memberlakukan kuliah sistem daring atau online, ujarnya lagi.

“Nah’ hal itu tentu makin memicu kebingungan bagi mahasiswa perantau, mau pulang kampung tetapi terkendala oleh jaringan internet di wilayah masing-masing.

Seharusnya internet berupa Wifi yang ada di desa sudah bisa difungsikan untuk kuliah online tetapi entalah bagaimana kondisinya saat ini, ujarnya lagi.

“Mau tetap bertahan di perantauan tetapi terkendala pada stock ketersediaan makanan, dan ini ada beberapa mahasiswa yang sudah alami, belum lagi pembeli kuota internet,” bebernya.

Oleh sebab itu, kami minta pemerintah daerah kabupaten Luwu Timur memperhatikan nasib mereka, jangan sampai ada anak didik kita di perantauan harus kelaparan, imbuhnya.

Liputan: Rls/Amk | Editor: Redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *