Hardiknas Ditengah Pandemi Corona, Wabup Irwan: Ada Hikmah dan Sisi Positifnya

  • Whatsapp

INPUTRAKYAT_LUTIM,–Setiap tahun tepatnya 2 Mei diperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas).

Hardiknas tersebut merupakan upaya memperingati lahirnya seorang tokoh Ki Hajar Dewantara.

Ki Hajar Dewantara dikenal sebagai tokoh yang sangat berperan besar dalam pendidikan.

Namun hal itu, Hari Pendidikan Nasional bukan hanya mengenang hari kelahiran Ki Hajar Dewantara saja.

Tetapi bagaimana melalui momentum ini kita kembali menumbuhkan semangat nasionalisme dan patriotisme di dunia pendidikan.

Biasanya, dalam memperingati Hardiknas banyak kegiatan yang dilakukan diantaranya upacara bendera seperti di tahun-tahun kemarin.

Namun tahun ini, cukup berbeda dari tahun sebelumnya, akibat Indonesia dilanda wabah virus corona atau covid-19.

Meski demikian, perlu disadari bahwa banyak makna dan hikmah yang dapat dipetik ditengah pandemi ini.

Demikian halnya di ungkapkan Wakil Bupati Luwu Timur, Sulsel, Irwan Bachri Syam.

“Sesuai dengan tema Hardiknas tahun ini “belajar dari covid19” banyak hikmah yang dapat dipetik,” tuturnya.

Namun yang terpenting dari sisi positifnya ditengah pandemi ini adalah proses pendidikan dan pengajaran yang dilakukan hanya di rumah masing-masing siswa (i) dan tidak lagi di sekolah.

Menurutnya, kedekatan orang tua dan anak-anak sangat berarti, dimana di situasi seperti ini, orang tua tentu akan menggantikan peran guru di sekolah untuk mengajarkan anaknya secara langsung.

Selain itu kata dia, orang tua juga akan tahu bahwa begitu sulitnya menjadi guru formal bagi anak-anaknya sendiri, terutama pendidikan agama yang secara langsung dari orang tua ke anak-anaknya yang cukup luar biasa dan lain-lain.

Takkala pentingnya hikma dibalik pandemi ini yakni kepekaaan sosial kita di uji berupa kesabaran dan keteraturan, terutama menjaga kesehatan serta menjalankan protap covid demi menjaga diri, keluarga hingga orang lain, jelasnya.

Orang nomor dua di Kabupaten Luwu Timur ini membeberkan kalau dirinya hanya memperingati Hardiknas di tengah pandemi covid-19 dengan cara di rumah saja, karena memang di waktu yang bersamaan dirinya sedang melakukan isolasi mandiri pasca pulang dari kota Makassar.

“Saat ini saya dalam masa karantina mandiri setelah tiba dari Makassar beberapa hari lalu, yang mana Makassar saat ini sudah PSBB kota zona merah. Dan Alhamdulllah karantina ini sudah berjalan 10 hari,” ucapnya.

Tak hanya itu, Ia berpesan ke semua pelajar mulai dari tingkatan PAUD sampai Mahasiswa untuk lebih giat lagi dan tekun selama proses belajar di rumah.

“Jaga kesehatan ta anak-anak ku, dan lebih sayang lagi sama keluarga terutama kedua orang tua, sembari berdoa kepada Allah SWT smoga covid ini segera berakhir di bumi pertiwi indonesia,” imbuhnya.

Liputan: Amk | Editor: Redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *