Hasil Data BPS, Garis Kemiskinan di Sulawesi Selatan Menurun

  • Whatsapp

INPUTRAKYAT_MAKASSAR,– Jumlah penduduk miskin di Sulawesi Selatan September 2019 sebesar 759,58 ribu jiwa, mengalami penurunan sebesar 20,06 ribu jiwa jika dibandingkan dengan kondisi September 2018.

Hasil ini dari data resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan.

Sumber data utama yang dipakai untuk menghitung tingkat kemiskinan tahun 2019 adalah data SUSENAS (Survei Sosial Ekonomi Nasional) Konsumsi Pengeluaran bulan Maret 2019 dan September 2019.

Jumlah sampel diperbesar menjadi 320.000 rumahtangga pada bulan Maret dan 75.000 rumahtangga pada bulan September supaya data kemiskinan dapat disajikan sampai tingkat provinsi.

Kepala BPS Sulsel Yos Rusdiansyah, mengatakan, persentase penduduk miskin juga turun dari 8,87 persen kondisi September 2018 menjadi 8,56 persen pada September 2019.

“Persentase penduduk miskin mengalami penurunan baik daerah perkotaan maupun perdesaan selama periode September 2018 – September 2019,” ujar Yos.

Pada September 2019, sumbangan Garis Kemiskinan Makanan terhadap Garis Kemiskinan sebesar 75,19 persen, sedangkan pada September 2018 sebesar 74,95 persen.

Komoditas makanan yang berpengaruh besar terhadap nilai Garis Kemiskinan adalah beras, rokok kretek filter, telur ayam ras, bandeng, kue basah, gula pasir, dan roti.

Untuk komoditas bukan makanan, kontribusi terbesar terhadap Garis Kemiskinan adalah biaya perumahan, bensin, listrik, pendidikan, dan perlengkapan mandi.

Pada periode September 2018-September 2019, Indeks Kemiskinan (P1) dan Indeks Keparahan Kedalaman Kemiskinan (P2) menunjukkan peningkatan di daerah perkotaan dan penurunan di perdesaan.(*)

Liputan :  Noya | Editor : Amk

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *