Luwu Timur Krisis Air Bersih, Ini Penjelasan Plt Direktur PDAM

  • Whatsapp

INPUTRAKYAT_LUTIM,–Kabupaten Luwu Timur dilanda kemarau panjang. Akibatnya, beberapa titik di wilayah Luwu Timur mengalami krisis air bersih.

Seperti, Malili, Lakawali, Lakawi Pantai, Angkona, Wotu, Tomoni, Tomoni Timur dan Mangkutana.

Menanggapi hal itu, Plt Direktur PDAM Lutim, Saiful mengatakan, bahwa imbas dari kemarau ini debit air diseluruh intake berkurang, ungkapnya, Jumat (20/12/19).

Bangunan intake tersebut berada di Desa Laskap, Sungai Lawape, Sungai Atue, Sungai Malotong Angkona, Sungai Balai Kembang Mangkutana, katanya lagi.

Menurutnya, kekeringan dimulai akhir bulan Oktober dan puncaknya di bulan ini. Kemungkinan awal Januari mulai musim hujan, ujar Saiful.

Untuk melayani masyarakat sepanjang musim kemarau ini, kami menyiapkan dua unit mobil tangki untuk menyuplai air bersih, terangnya.

Ditegaskannya, bahwa kekeringan ini tidak akan terjadi ketika ada suntikan air baku, dan persoalan itu tentu dibutuhkan peran Pemda serta DPRD.

“Daerah ini dikelilingi oleh sungai, jadi tidak ada lagi alasan kalau kita kekeringan air bersih,” tandasnya.

Oleh sebab itu kata dia, dibutuhkan keseriusan pemerintah daerah menangani persoalan ini, karena air merupakan kebutuhan pokok masyarakat.

“Namun saya berharap pemerintah daerah untuk membangun sistem gravitasi, bukan sistem pompanisasi seperti di Tarabbi,’ kuncinya.

Liputan: Amk | Editor: Redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *