Nurdin Abdullah: Tidak Ada Penghapusan Honorer di Daerah

  • Whatsapp

INPUTRAKYAT_MAKASSAR,–Sejumlah tenaga honorer di daerah khawatir ketika pemerintah pusat menerapkan UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN).

Di Sulawesi Selatan khususnya, Gubernur Nurdin Abdullah menegaskan tidak ada penghapusan tenaga honorer di daerah, ungkapnya kepada wartawan, Sabtu (25/01/20) kemarin.

Menurutnya, keberadaan tenaga honorer di daerah sangat membantu kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN). “Jadi jangan salah tafsir sehingga para honorer dibuat was-was,” ujarnya lagi.

Kebijakan yang diterapkan oleh Pemerintah ini tidak merata, tergantung kemampuan keuangan setiap daerah, apakah mampu membiayai honorer atau tidak, tandasnya.

“Jadi, honorer jangan ragu, semua tergantung kebijakan pemerintah daerah apakah mereka sanggup atau tidak,” tambahnya.

Dilansir dari beritasatu.com, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Birokrasi Indonesia (Menpan RB), Tjahjo Kumolo menuturkan, bahwa tidak ada penghapusan honorer di daerah.

Katanya, tenaga honorer masih dibutukan di setiap daerah di Indonesia, namun tergantung kemapuan pemerintah daerah itu sendiri. Yang jelas urusan daerah kami serahkan ke daerah.

Hal itu diungkapkan Tjahjo Kumolo saat menghadiri seminar yang diselenggarakan Asosiasi Doktor Ilmu Hukum Indonesia se-Provinsi Sulawesi Selatan di Makassar, kemarin.

Pemberlakuan ini lanjut dia, bagi tenaga honorer di Kementrian saja, tetapi tetap kita akan batasi di daerah, terangnya.

Oleh sebab itu, saya menegaskan ke masing-masing kepala daerah untuk menyiapkan pos anggaran kepada honorer agar tertata dengan baik, tutupnya.

Liputan: Noya | Editor: Redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *