oleh

Pembobol Brankas Disdik Lutim dan Oknum Guru SD Tersandung Kasus Narkoba

INPUTRAKYAT_LUTIM,–BI duduk di kursi penyidik Reskrim Polres Luwu Timur, Sulsel, Rabu (26/02/2020).

Mantan staf bendahara Dinas Pendidikan ini menjalani pemeriksaan terkait kasus pembobolan brankas Dinas Pendidikan Lutim.

Aksi tersebut dilakukan tahun kemarin. Saat menjalankan aksinya, BI terekam CCTV di ruangan bendahara Dinas Pendidikan Lutim.

Tidak sampai disitu, ternyata BI juga tersandung kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu.

BI ditangkap Sat Narkoba Polres Luwu Timur, Selasa (25/02/20) sore, di Dusun Jaya Bakti, Desa Mulyasari, Kecamatan Tomoni.

Saat penangkapan BI bersama rekannya M. Sanusi selaku Guru agama SDN 206 Mantadulu, Kecamatan Angkona, Lutim, dengan mengendarai sepeda motor.

Kasat Narkoba Lutim, IPTU Hery mengatakan, sebulan sebelum penangkapan kami sudah melakukan penyelidikan dengan berdasarkan laporan warga.

Ketika mengendarai sepeda motor, kedua terduga pelaku kami cegat di jalan, seketika itu juga narkotika tersebut langsung di buang ke jalan guna menghilangkan barang bukti, ujar Hery.

Dari tangan terduga pelaku, kami mengamankan sabu seberat 1,76 gram, satu batang sendok plastik, satu set alat hisap Shabu berupa bong, satu pucuk senjata jenis pistol airsoft gun dan beberapa HP serta satu unit sepeda motor.

“Keduanya saat ini sudah diamankan di Polres Luwu Timur guna pemeriksaan lebih lanjut,” tutupnya.

Untuk diketahui, BI saat ini menjabat sebagai tata usaha di SDN 151 Kalaena Kiri.

Dirinya dimutasi lantaran ketahuan membobol brankas di Dinas Pendidikan Luwu Timur.

Liputan: Amk | Editor: Redaksi.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *