Pemkab Lutim Terima Transmigran Asal Kabupaten Pandeglang

  • Whatsapp

INPUTRAKYAT_LUTIM,–Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menerima transmigran asal Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, yang diterima langsung Kepala Dinas Transmigrasi, Tenaga Kerja dan Perindustrian (Transnakerin), Aini Endis Anrika, di Aula Kantor Camat Towuti, Minggu (15/12/2019).

Diketahui, Transmigran Penduduk Asal (TPA) Kabupaten Pandeglang ini sebanyak 10 kk (33 jiwa) dan Transmigran Penduduk Setempat (TPS) sebanyk 15  kk (56 jiwa) yang akan ditempatkan di UPT Mahalona SP 1 SKP.C.

Turut hadir dalam penerimaan itu, Kepala Dinas Kelautan, Perikanan, dan Pangan Kabupaten Luwu Timur, Firnandus Ali yang sebelumnya sebagai Kadis Transnakerin, Camat Towuti, Kepala Desa Mahalona, Kapolsek Towuti, Danramil Nuha, dan Satpol PP.

Para transmigran tersebut diantar langsung oleh Kepala Bidang Penempatan, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Disnakertrans Prov. Banten, Indra Ginanjar Gumelar, didampingi Kasi Transmigrasi, H. Syafrizon dan Pelaksana Seksi Transmigrasi, Emay Rohmalia.

Kepala Dinas Transnakerin, Aini Endis Anrika yang mewakili Bupati menerima rombongan warga transmigrasi menyampaikan selamat datang kepada Pejabat Pemprov Banten dan Pejabat Pemkab Pandeglang yang mengantar warga baru transmigrasi.

“Para transmigran yang sudah menjadi warga Luwu Timur ini agar memanfaatkan fasilitas rumah dan lain-lain serta lahan yang diberikan untuk perbaikan kehidupan perekonomian dengan sebaik-baiknya. Dan kami berharap warga baru tersebut segera menyesuaikan diri dengan masyarakat setempat,” urai Aini.

Sementara itu, Kepala Seksi Penempatan Tenaga Kerja, Perluasan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Disnakertrans Kab. Pandeglang, Priyanto Budiraharjo mewakili Pemkab Pandeglang menyampaikan pesan Bupati Pandeglang kepada warga transmigran agar menyesuaikan diri dengan adat istiadat masyarakat setempat, sebagaimana bunyi pepatah “dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung”.

Dalam penerimaan ini, Warga TPS maupun TPA menerima peralatan rumah tangga, alat pertanian, kunci rumah dan lahan usaha. Warga juga akan menerima bibit tanaman untuk usaha maupun bibit tanaman pekarangan.

Liputan: Ikp | Editor: Redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *