oleh

PKK Bontoala dan BKIPM Makassar Gelar Peningkatan Kapasitas Pengarusutamaan Gender

INPUTRAKYAT_MAKASSAR,– PKK Kecamatan Bontoala bekerjasama dengan Balai Besar Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Makassar gelar kegiatan Peningkatan Kapasitas Pengarusutamaan Gender.

Kepada Pelaku Utama Kelautan dan Perikanan bertempat di Aula Kantor Kecamatan Bontoala, Jl. Lobak No. 1 Makassar, Sabtu (13/7/2019).

Kegiatan ini diikuti oleh ibu-ibu PKK kecamatan Bontoala, Unit Pengolahan Ikan dan UKM kota Makassar. Tema yang diusung dalam kegiatan ini adalah Perempuan Hebat, Indonesia Kuat”.

Kegiatan ini digelar untuk membangun kolaborasi, meningkatkan kapasitas dan pemahaman bersama serta memposisikan wacana pengarusutamaan gender sebagai narasi besar dalam pembangunan sektor kelautan dan perikanan di kota Makassar pada khususnya dan Indonesia pada umumnya.

Menurut Ketua Tim Penggerak PKK kecamatan Bontoala, Ayulina Amran, implementasi pemberdayaan perempuan sesuai dengan program diwilayahnya yang nantinya bisa diturunkan ke 12 kelurahan lingkup kecamatan Bontoala. “Program dari ibu Susi Pudjiastuti di Kementerian Kelautan dan Perikanan yang menempatkan perempuan sebagai pelaku utama kelautan dan perikanan sangat kami apresiasi” terang Ayulina.

Sementara itu, Kepala BKIPM Makassar, Sitti Chadidjah, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam meningkatkan peran perempuan sebagai pelaku usaha kreatif. “Selain pelatihan pengolahan produk perikanan, kami juga mengedukasi tentang pemanfaatan limbah dari sampah plastik menjadi produk yang bernilai ekonomi tinggi” jelas Sitti. “Dengan adanya kegiatan ini, Kementerian Kelautan dan Perikanan berkomitmen untuk meningkatkan peran perempuan sebagai pelaku usaha kreatif dlam meningkatkaan nilai tambah produk” terang Sitti.

Sebagaimana diketahui, salah satu ujung tombak pengelolaan perikanan dikota Makassar adalah Usaha Kecil Menengah (UKM) yang berbasis pengolahan produk perikanan. Berbagai UKM tumbuh secara masif di kota Makassar dengan sebagian besar pelaku utama adalah kaum perempuan menandakan bahwa sektor ekonomi di kota Makassar menunjukkan kemajuan yang signifikan dan keberpihakan pada kaum perempuan.

Pada kesempatan ini dilakukan klinik pengenalan ikan sehat dan bermutu oleh BKIPM Makasssar. Selain itu, juga dilaksanakan demo pengolahan ikan berupa bandeng cabut duri dan daur ulang sampah plastik oleh Kelompok Wanita Nelayan (KWN) Fatimah Azzahra binaan ibu Nuraeni yang telah lama menjadi kelompok binaan dari Pertamina.

Liputan : Freya | Editor: Amk

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *