Rapat Paripurna, Amran Syam Minta Pemda Lutim Tindaklanjuti Rekomendasi DPRD

  • Whatsapp

INPUTRAKYAT_LUTIM,–DPRD Kabupaten Luwu Timur menggelar rapat paripurna di gedung DPRD, Selasa (28/04/2020) yang dipimpin langsung Ketua DPRD Lutim, H. Amran Syam beserta Wakil Ketua I, HM Siddiq BM dan Wakil Ketua II, H. Usman Sadik.

Rapat istimewa tersebut dalam rangka penyerahan keputusan DPRD tentang LKPJ kepala daerah Tahun 2019, sekaligus dirangkaikan dengan penyerahan laporan pansus persetujuan bersama dan pendapat akhir kepala daerah terhadap ranperda.

Ranperda itu tentang perubahan atas peraturan daerah nomor 8 tahun 2016 tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah, dan penutupan masa sidang ke-II dan pembukaan masa sidang ke-III tahun sidang 2019/2020.

Di rapat tersebut, Ketua DPRD Lutim, H. Amran Syam menyampaikan catatan dan rekomendasi DPRD terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Luwu Timur Tahun anggaran 2019.

Menurutnya, dari hasil analisis terhadap LKPJ dimaksud, DPRD menemukan beberapa keberhasilan atas pencapaian tujuan kebijakan, keberhasilan atas pencapaian program.

Secara umum LKPJ Bupati Luwu Timur Tahun 2019 cukup memberikan informasi yang lebih lengkap dibandingkan dengan LKPJ Tahun 2018 yang lalu. Hal ini sangat penting bagi DPRD agar dapat memberikan penilaian yang lebih obyektif (berbasis data) atas kinerja Pemerintah Daerah.

Amran juga menyinggung data laju pertumbuhan ekonomi menurut Kabupaten/Kota Tahun 2019, pertumbuhan ekonomi terendah berada dibawah rata-rata Nasional dan Provinsi adalah Kabupaten Luwu Timur yaitu 1,17%.

Dari problem tersebut kata dia, Pansus LKPJ menilai Pemerintah Daerah gagal mengawal laju pertumbuhan ekonomi, sementara APBD Kabupaten Luwu Timur berada di posisi keenam se Sulawesi Selatan.

Oleh sebab itu, DPRD Kabupaten Luwu Timur merekomendasikan agar pertumbuhan ekonomi daerah menjadi perhatian khusus bagi Pemerintah Daerah dan menyampaikan secara tertulis kepada DPRD tentang berbagai fakor yang menjadi penyebab rendahnya laju pertumbuhan ekonomikonomi Lutim, tandas Amran Syam yang juga politisi Partai Golkar.

“Berdasarkan analisis faktorial Pemerintah Daerah, maka diminta segera mungkin untuk mengambil langkah-langkah konkrit dan terukur untuk menggenjot laju pertumbuhan ekonomi di masa yang akan datang,” tegasnya.

Lanjutnya, DPRD juga merekomendasikan kepada Pemerintah Daerah untuk memaksimalkan peran dan fungsi Dinas Satpol-PP dan Pemadam Kebakaran dalam penegakan Peraturan Daerah dan peraturan lainnya agar wibawa pemerintah Daerah terjaga dengan baik.

Disisi lain menurut data yang disajikan oleh Bapelitbangda Lutim terkait jumlah penduduk miskin berbanding terbalik dengan fakta yang ada yakni data penerima raskin dan PKH ternyata semakin bertambah, sehingga DPRD merekomendasikan agar Bapelitbangda menyampaikan data yang sebenarnya.

Selain itu, angka pengangguran dari tahun 2018 sebesar 2,18% meningkat menjadi 4,08% di tahun 2019. Maka, DPRD Kabupaten Luwu Timur merekomendasikan kepada Pemerintah Daerah untuk segera mengambil langkah-langkah konkrit dalam rangka menurunkan angka pengangguran dengan melihat sektor-sektor yang ada, tandasnya.

Diakhir himbauannya, Amran Syam kembali menegaskan agar berapa rekomendasi khusus yang tidak ditindaklanjuti oleh Pemerintah Daerah untuk segera dilaksanakan.

Hadir dalam tersebut, Bupati Luwu Timur, Thorig Husler, serta dihadiri para anggota DPRD, Kepala Bapelitbangda dan Kepala DPKD.

Tak hanya itu, turut diikuti melalui video conference, Wakil Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, Pabung Martinus, Polres Luwu Timur, beberapa anggota DPRD, Sekda, Bahri Suli serta pejabat eselon lingkup Pemkab Luwu Timur.

Liputan: Amk | Editor: Redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *