Seorang PDP Corona Meninggal Dunia di RS Awal Bros Vale

  • Whatsapp

INPUTRAKYAT_LUTIM,–Seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Corona di Kabupaten Luwu Timur, Sulsel, meninggal dunia, Kamis (02/04/2020) malam.

Pasien tersebut meninggal dunia di RS Awal Bros PT Vale sekitar Pukul 21.30 WITA.

Plt Kadis Kesehatan Lutim, dr Rosmini Pandin membenarkan hal tersebut, Jumat (03/04/2020).

“Sesuai diagnosa dari dokternya, dia PDP corona,” ungkapnya.

Menurutnya, belum diketahui apakah pasien ini positif atau negatif virus corona atau covid-19.

“Kita masih menunggu hasil tes swab pasien,” terangnya.

Ditanya proses pemakaman kata dr Rosmini, harus sesuai protokol. Dan hari ini dikebumikan.

Terpisah, Camat Nuha, Aswan Azis mengatakan, bahwa almarhumah bernama Dita Perdana (34).

Kata pihak RS, kalau almarhumah berstatus pasien PDP Corona, bebernya.

Almarhumah tiba dari Kota Makassar sekitar dua hari yang lalu.

Dia berdomisili di Jl Sultan Hasanuddin, Kelurahan Magani. “Tapi saya belum cek apakah Almarhumah warga disitu atau bukan,” ujarnya.

Sementara itu, kepala RT setempat Tri saat dihubungi melalui telepon genggamnya membenarkan kalau almarhumah adalah warganya.

“Iya dia warga saya dan tinggal bersama suaminya serta keempat anaknya di rumah pribadi,” ucap Tri.

Kalau tidak salah dua atau tiga hari yang lalu dia tiba dari Makassar, dan kemarin malam kembali masuk RS, dan tadi malam meninggal dunia, paparnya.

Tri menuturkan, kalau penyakit yang diderita almarhumah sudah sangat lama, sehingga setahun sebelum meninggal dia rutin ke Makassar untuk berobat.

“Kebetulan orang tua dan keluarganya berdomisili di Kota Makassar,” jelas Tri.

Riwayat penyakit yang diidap almarhumah yang saya tahu yakni kekurangan kalium.

Akibatnya, dia mengalami lumpuh dibagian kaki, tangan tidak normal dan pinggangnya terasa sangat sakit.

“Sekitar Pukul 09.30 WITA dimakamkan di Sorowako, dengan sistem protokol,” tutupnya.

Liputan: Amk | Editor: Redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *