Upah Jasa di Setdakab Lutim Terima Sembako, di OPD?

  • Whatsapp

INPUTRAKYAT_LUTIM,–Bupati Luwu Timur, HM Thorig Husler menyerahkan sembako ke ratusan tenaga upah jasa di Sekertariat Daerah Kabupaten Luwu Timur.

Penyerahan yang didampingi Sekda Lutim, Bahri Suli secara simbolis itu berlangsung di Lobi Kantor Bupati Luwu Timur, Rabu (29/04/2020).

Diketahui, paket sembako tersebut merupakan bantuan para ASN dilingkup Sekretariat Daerah guna meringankan beban para tenaga upah jasa di masa pandemi corona.

Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu Timur, Bahri Suli, saat kegiatan berlangsung.

“Semoga bantuan paket sembako itu dapat bermanfaat dalam masa sulit seperti sekarang ini,” harap Sekda.

Senada dari itu, Bupati Lutim, HM Thorig Husler menuturkan, dengan bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban para tanaga upah jasa di Sekertariat Daerah.

“Saya apresiasi bantuan ini. Gotong royong untuk saling membantu dimasa sulit ini memang sangat diperlukan. Semoga kita semua mendapat berkah dari Allah SWT atas kepedulian dan bantuan kita semua,” katanya.

Turut ikut dalam penyerahan tersebut, Kabag Umum Setdakab Luwu Timur, Windayani Zakaria.

Lantas bagaimana bantuan sembako ke tenaga upah jasa lainnya di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemda Lutim?.

Sekda Lutim, Bahri Suli menerangkan, kalau dirinya tidak tahu apakah ada kebijakan serupa diterapkan di masing-masing OPD, ujarnya saat dikonfirmasi melalui via pesan WhatsAppnya.

Menurut dia, pada saat penyerahan sembako, ada beberapa kepala OPD yang hadir.

Dikesempatan itu pula Pak Bupati sempat mengajak para Kepala OPD melakukan hal yang sama jika memungkinkan, terangnya.

Yang jelas kata dia, sembako yang diberikan ke upah jasa di Setda ini hanya spontanitas.

“Saya yang mengajak teman-teman bagian, untuk rasa prihatin ke teman-teman upah jasa ditengah pandemi corona, meski nilainya tak seberapa,” tambahnya.

Liputan: Amk | Editor: Redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *