Wabup Irwan Mediasi Kisruh Antara Jamaah Tabligh dan dr Yusuf

  • Whatsapp

INPUTRAKYAT_LUTIM,–Wakil Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam turun menengahi kisruh antara Jamaah Tabligh dan dr Yusuf.

Kisruh tersebut dipicu dengan beredarnya postingan status dr. Yusuf di akun Facebook pribadinya, baru-baru ini.

Dalam statusnya, ia menulis “Akibat salah agama. Jamaah Tabligh. Dari dulu sudah diperingatkan oleh para ulama tentang kesesatannya”.

Akibat postingan tersebut, memicu gejolak di tengah ummat muslim khususnya para Jamaah Tabligh.

Dihadapan para jamaah tabligh, dr Yusuf mengungkapkan permohonan maaf kepada seluruh jamaah tabligh di Indonesia dan se dunia.

Mediasi tersebut berlangsung di Masjid Markaz Dakwah Jamaah Tabligh tepatnya Old Camp Sorowako, Minggu (10/05/2020) yang ditengahi langsung Wakil Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam.

“Saya mengakui telah memojokkan Jamaah Tabligh dan menjadi viral serta meresahkan banyak orang, sehingga saya merenungi bahwa apa yang saya tulis tersebut tidaklah benar dan sudah menyakiti saudara-saudara muslim saya dari Jamaah Tabligh,” ucapnya.

Maka dari itu, dengan rasa menyadari saya kembali menulis permohonan maaf di media sosial, akan tetapi saya sadar hal tersebut belum cukup, karena di dalam Islam apa bila kita berbuat kesalahan kepada orang lain seyogyanya meminta maaf dan bertemu dengan orang yang telah kita dzholimi.

Lanjutnya, untuk datang ditempat ini sebenarnya saya malu dengan perbuatan saya, hingga akhirnya saya temui Pak Wakil Bupati Luwu Timur, yang ternyata beliau adalah bagian dari jamaah ini.

Dari keselahan itu kata dia, tentu saya sudah melukai hati Pak Wakil Bupati, sementara beliau banyak membantu saya dalam menyelesaikan permasalahan totalitas, tuturnya.

“Masya Allah, orang yang saya sakiti justru membantu saya dengan tulus ikhlas dan mau meluangkan banyak waktunya padahal saya tahu aktivitas beliau (Wabup Irwan) sangat sibuk,” terang Yusuf.

Tidak hanya itu, saya juga memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh saudara saya jamaah tabligh dari Kabupaten Luwu Utara yang turut saya sakiti hatinya.

Melalui persoalan ini, saya baru tahu kalau saudara ku dari jamaah tabligh betul-betul ramah dan itu tergambar dari wajah mereka saat menyambut kedatangan saya. “Hati mereka terbuat dari apa? Masya Allah”.

Melalui kesempatan ini saya hanya mengucapkan semoga Allah Azza wa Jalla memberi hidayah kepada kita semua dan menjadi Asbab Hidayah bagi seluruh alam.

Sementara itu, Wakil Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam menuturkan, bahwa dari persoalan ini semoga kita semua bisa mengambil hikmahnya dan memahami betapa pentingnya saling menjaga antara satu dengan yang lain serta menjaga toleransi antar ummat beragama.

“Damai itu indah, dan bersatu adalah kekuatan untuk menjaga negara ini terkhusus daerah kabupaten Luwu Timur hingga tercipta rasa aman dan tentram,” imbuhnya.

Maka dari itu, saya berharap kejadian ini tidak terulang lagi dikemudian hari. “Jangan lukai hati sesama kita (manusia-red), saling dukung dan bahu membahu ke arah yang lebih baik,” ujarnya lagi.

“Sekali lagi saya selaku pemerintah daerah menghaturkan banyak terima kasih kepada kedua belah pihak yang sudah melahirkan kesejukan dan kedamaian ditengah-tengah masyarakat. Apa yang dilakukan hari ini semoga dapat bernilai ibadah disisiNya,” tutupnya.

Liputan: Amk | Editor: Redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *