Example 728x250
Example 728x250
Input Lutim

Isu Gempa Susulan Bergerak ke Lutim Hoax, Ini Penjelasan BMKG

1116
×

Isu Gempa Susulan Bergerak ke Lutim Hoax, Ini Penjelasan BMKG

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT_LUTIM,–Pasca gempa bumi dan tsunami menerjang Kota Palu serta Donggala, Sulawesi Tengah, Jumat 28 September, beredar kabar melalui media sosial berupa Facebook maupun grub WhatsApp bahwa akan terjadi gempa susulan yang bergerak menuju Luwu Timur melalui jalur sesar dan patahan di Wilayah Sorowako dan Malili.

Beredarnya kabar tersebut menggegerkan sebagian warga Luwu Timur khususnya Sorowako dan Malili.

Menanggapi hal itu, Siswanto selaku humas Balai Besar BMKG wilayah 4 Makassar mengatakan, terkait isu-isu prediksi kejadian gempa bumi yang akan terjadi, maka kami menegaskan bahwa gempa bumi dapat terjadi setiap saat, namun sampai saat ini belum ada teknologi yang mampu memprediksikan kapan gempa bumi terjadi, bahkan sampai menentukan waktu kejadian tersebut, ungkapnya kepada InputRakyat.co.id melalui telepon genggamnya, Minggu (30/09/18).

Lanjutnya, untuk itu dihimbau masyarakat agar tidak menanggapi isu-isu yang tidak bertanggung jawab terkait prediksi gempa bumi dan memperhatikan informasi resmi dari BMKG serta tenang dan tetap waspada.

Lebih jauh Ia menjelaskan, memang gempa susulan setiap 4 menit dan 10 menit selalu terjadi, itu tercatat terus di kami, sekali lagi jangan pernah percaya informasi yang belum diketahui kebenarannya.

Namun perlu untuk waspada. Pasalnya, daerah Luwu Timur, Masamba, Belopa dan Toraja secara tidak langsung tetap ada efek ketika terjadi gempa bumi, terangnya.

Khususnya Luwu Timur kata Siswanto, ada beberapa daerah patahan yang pernah kita lakukan preskon di Tahun 2017 yang terbilang cukup aktif yakni patahan Matano dan bahkan sering kami lakukan sosialisasi di Lutim.

Menurutnya, keaktifan itu sebetulnya bagus, energinya selalu lepas, jadi agak berbeda di Sulteng lepasan energinya terlalu besar.

Namun perlu kita selalu waspada, karena di Sulsel rawan terjadinya gempa dan tsunami, melihat historis beberapa tahun lalu pernah terjadi tsunami dibeberapa daerah di Sulsel diantaranya Pinrang.

“Sekali lagi saya sampaikan jangan kita panik berlebihan atas beredarnya isu-isu yang tidak dipertanggung jawabkan, namun sangat perlu untuk selalu waspada,” tutupnya.

Liputan: Arif | Editor: Amk.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *