INPUTRAKYAT_LUTIM,–Beredar kabar bahwa PT. CLM mencatut nama Bupati dan Gubernur untuk melakukan Pengapalan Ore Nikkel dan bersedia bertanggung jawab penuh bila mana terjadi permasalahan yang ditimbulkan oleh proses pemuatan.
Hal itu diungkapkan melalui surat yang ditujukan ke Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Malili yang ditandatangani Helmut Hermawan selaku Direktur PT. CLM.
Menyikapi hal itu, Jimmy Maya Rasywan selaku Wakil Direktur Operasional PT. CLM menepis kalau surat yang beredar itu adalah palsu, ungkapnya kepada wartawan saat menggelar konferensi pers di Wakop D’trans, Jl. Sukarno Hatta, Senin (19/11/2018).
“Kami juga kaget mendengar berita itu Pak, saya langsung hubungi pimpinan, dan beliau perintahkan untuk klarifikasi masalah yang baru muncul di teman-teman media,” ucapnya.
Menurutnya, cara penulisan dan kata-katanya terlihat amburadul, jadi jelas surat itu palsu. Kemudian tanda tangan dibubuhi matrei, “kok surat pernyataan itu pakai matrei, kata Jimmy Maya.
Namun Jimmy tidak mau permasalahan hal itu, hanya saja memberikan keterangan mengenai masalah surat tersebut yang menyebutkan nama orang atau instansi bahwa itu tidak benar, namun Dia berharap dan memohon kebijakan yang bisa memberikan solusi.
“Sekali lagi saya katakan bahwa surat yang beredar itu palsu, dan surat yang asli ada sama saya. Mana berani kami buat surat yang mencantumkan atau mencatut nama orang serta instansi, tandas Jimmy Maya, sambil memperlihatkan dan membacakan di hadapan kepada awak media.
Ini gambar perbandingan surat yang asli dan palsu :

Liputan: Arif | Editor: Amk.














