Example 728x250
Example 728x250
Input Lutim

Wabup Irwan Hadiri FGD Hibah Kapal Pelayanan Rakyat di Jakarta

425
×

Wabup Irwan Hadiri FGD Hibah Kapal Pelayanan Rakyat di Jakarta

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT_LUTIM,–Wakil Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam didampingi Kepala Dinas Perhubungan Luwu Timur Andi Makkaraka menghadiri acara Fokus Group Discussion (FGD) pelaksanan hibah kapal pelayanan rakyat hasil pembangunan tahun 2018.

Acara yang dilaksankan oleh Kementrian Perhubungan Republik Indonesia (Kemenhub) ini, digelar di Hotel Redtop Jakarta selama dua hari tertanggal 10-11 Desember 2018.

Kegiatan FGD tersebut mengusung tema “Peranan kapal pelayaran rakyat hibah dari Kementrian Perhubungan kepada pemerintah daerah untuk meningkatkan konektivitas transportasi laut dalam mewujudkan program nawa cita” yang dihadiri sejumlah kepala daerah se-Indonesia.

Kehadiran kami disini bersama jajaran, tidak lain untuk menyamakan persepsi dan pemahaman dari  semua pemangku kepentingan terkait pelaksanan hibah kapal pelayanan rakyat hasil pembangunan tahun 2018 oleh Kementrian Perhubungan, ungkap Wabup Irwan kepada wartawan, Selasa (11/12/18).

Lanjutnya, dalam kegiatan FGD ini juga dipaparkan dokumen kelengkapan kabupaten Luwu Timur  terkait kesiapan penerimaan bantuan Kapal hibah.

Karena kata Wabup Irwan, Kabupaten Luwu Timur salah satu dari 94 Kabupaten Kota yang telah diusulkan untuk menerima kapal Hibah.

Masih dikatakannya, bahwa Kementrian perhubungan dan pemerintah daerah nantinya membahas upaya untuk meningkatan pelayanan transportasi laut ke daerah-daerah yang lebih dalam dan belum terlayani angkutan kapal perintis.

“Pemerintah pusat akan mengembangkan pelayaran rakyat (Pelra). Termasuk juga dengan membangun armada kapal Pelra di galangan-galangan kapal tradisional,” ujarnya.

Pembangunan kapal pelayaran Rakyat tersebut merupakan wujud kepedulian Pemerintah dalam meningkatkan usaha ekonomi pelayaran rakyat baik untuk galangan tradisional maupun masyarakat lokal. Selain itu, juga memberikan lapangan pekerjaan kepada masyarakat lokal yang berada di sekitar galangan atau pelabuhan.

Untuk diketahui, Kapal Pelayaran Rakyat (Pelra) yang dibangun oleh Kemenhub telah dilengkapi dengan fasilitas peralatan keselamatan yang cukup modern dan lengkap, seperti perlengkapan keselamatan jiwa, perlengkapan pencegahan kebakaran, perlengkapan navigasi, radio komunikasi seperti GPS dan AIS serta pencegahan pencemaran, serta tetap memperhatikan aspek kenyamanan penumpang, papar Irwan.

Menurutnya, tahun 2018 Kementerian Perhubungan membangun 94 unit kapal Pelra. Rencananya kapal Pelra akan dihibahkan kepada pemerintah daerah di wilayah tertinggal, terluas, terpencil dan perbatasan (T3P) yang nantinya bisa difungsikan sebagai pendukung konektivitas tol laut.

Ia menbahkan, bahwa bantuan hibah tersebut kepada Pemda nantinya, untuk meningkatkan peran serta pemerintah daerah dalam pelayanan transportasi angkutan laut bagi masyarakat lokal di wilayahnya, baik untuk penumpang, barang maupun wisata, kuncinya.

Liputan: Yudi | Editor: Amk.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *