Example 728x250
Example 728x250
Input Lutim

Akun WhatsApp Pimpinan Portal Berita InputRakyat Dibajak OTK

573
×

Akun WhatsApp Pimpinan Portal Berita InputRakyat Dibajak OTK

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT_LUTIM,–Berbagai cara dilakukan orang yang tak bertanggung jawab untuk mendapatkan sejumlah uang, seperti dengan cara membajak atau membobol Facebook, WhatsApp, Twiter, atau medsos lainnya.

Demikian halnya yang dialami Pimpinan Portal berita InputRakyat.co.id, Andi Makkasau.

Beberapa hari ini akun WA miliknya dibajak dengan menggunakan nomor yang berbeda yakni +62831 3939 5069.

Meskipun nomor yang berbeda, namun foto profil dan nama akun sama dengan yang digunakan akun asli atau pribadi milik Andi Makkasau.

Hal tersebut dilakukan agar pembajak mudah meluncurkan aksinya.

Dimana pelaku pembajak mengirimkan pesan ke seluruh kontak WA milik Andi Makkasau dengan modus meminjam uang serta pulsa.

Parahnya, pembajak juga mengirimkan pesan dengan mencatut nama instansi TNI dengan bahasa tak senonoh yang berbau porno.

“Saya baru tau kalau akun WA saya di bajak ketika saya menghadiri acara Hari Anti Korupsi Sedunia di Kejari Lutim, Minggu malam,” ucap Andi Makkasau yang juga Owner InputRakyat kepada wartawan, Selasa (11/12/18).

Ketika itu kata Andi, saya dichat oleh teman, katanya saya mengganti nomor, saya menjawab ah saya nda pernah ganti nomor.

Selang beberapa menit, kembali saya dikirimkan chat hasil screenshot bahwasanya saya meminta tolong untuk dikirimkan uang serta pulsa. Seketika itu juga saya baru tahu kalau akun WA saya dibajak.

Hal itu dibuktikan beberapa teman-teman menelpon saya, kalau chat yang serupa masuk ke chat pribadi mereka, terangnya.
Tak sampai disitu, si pembajak kembali mengirimkan konten porno yang mencatut nama instansi TNI ke sejumlah teman kontak saya. Dan hal ini saya tidak terima, makanya saya sudah laporkan persoalan ini ke Sat Reskrim Polres Lutim untuk melacak siapa pelaku pembajak tersebut, tandasnya.

“Sekali lagi saya sampaikan bahwa ketika ada yang mengatasnamakan akun saya dan meminta sejumlah uang serta pulsa tolong jangan dilayani, dan cek nomor kontak yang digunakan,” imbuhnya.

Liputan: Arif | Editor: Amk.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *