INPUTRAKYAT_LUTIM,–Triwulan pertama Tahun ini, jumlah tenaga kerja asing (TKA) di Kabupaten Luwu Timur, Sulsel, mengalami peningkatan sebanyak 108 orang, jika dibandingkan tahun sebelumnya.
Dimana Tahun 2018, hanya berjumlah 72 orang dengan rincian, 21 orang kategori visa kerja dan 51 orang visa bisnis.
Data yang dihimpun, untuk Tahun ini TKA tersebut tersebar dibeberapa perusahaan yakni PT. Vale Indonesia sebanyak 36 orang, PT. HWI Harbison Walker Inter, 1 orang, PT. Voith Hydro Indonesia, 2 orang, PT. Leighton Contractors Indonesia, 67 orang, PT. Total Oil Indonesia, 1 orang dan PT. Schineider Electric, 1 orang.
Moh. Arifin, Kasi Penempatan Kerja, Distransnakerin Luwu Timur mengatakan, bahwa dari jumlah TKA di Tahun 2018 tersebut hanya bersifat kunjungan bisnis disebuah perusahaan dengan tenggang waktu 1 sampai 2 bulan. Dan bahkan ada yang bekerja dengan masa kontrak selama 3 bulan, setelah itu kembali ke Negara masing-masing, ungkapnya kepada InputRakyat.co.id, Selasa (21/05/19).
Lanjutnya, TKA di Tahun 2018 itu didominasi TKA asal China berjumlah 28 orang, kemudian disusul TKA asal Brazil, Canada dan Hungaria.
Terkhusus TKA asal China, sampai saat ini hanya berjumlah 4 orang yang menduduki jabatan tehnikal spesialis smelter, auditor dan tehnikal spesialis kiln di tambang nikel PT. Vale Indonesia, bebernya.
Lebih jauh Ia menjelaskan, kenapa di Tahun ini TKA meningkat? Itu disebabkan adanya beberapa perusahan membuka lowongan kerja dengan masa kontrak selama 4 bulan, seperti yang diketahui baru-baru ini yakni PT. Leighton Contractors Indonesia.
Selain itu kata Arifin, PT. Vale Indonesia juga memiliki tenaga kerja asing berjumlah 36 orang.
Ditambahkannya, bahwa TKA di Kabupaten Luwu Timur saat ini berasal dari beberapa Negara seperti, Canada, Brazil, Amerika Serikat, Australia, Jepang, Malaisya, Inggris, Singapura, Romania, Italia, Hungaria, Filipina, Jerman, China dan lain-lain.
Liputan: Redaksi | Editor: Amk.














