INPUTRAKYAT_LUTIM,–Abdal (10) warga Dusun Labose, Desa Laskap, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur, dikabarkan terkena serangan tumor.
Karena sakit yang dideritanya, badan Abdal terlihat kurus dan harus terbaring lemas di tempat tidur selama lima bulan.
Berbagai usaha sudah dilakukan oleh kedua orang tuanya demi menyembuhkan anak kesayangannya itu. Penyembuhan secara medis maupun akternatif telah dilakukan, tapi tiada hasil.
Informasi yang dihimpun dari kepala desa Laskap, Muh. Arfah BM, bahwa Abdal sakit sudah lima bulan terakhir, dan sudah dua kali bolak balik ke RSUD I Lagaligo menjalani perawatan medis, ungkapnya kepada InputRakyat.co.id, melalui telepon genggamnya, Senin (24/06/19).
Abdal merupakan anak pertama dari dua bersaudara pasangan Tahang (40) dan Hasmiati (38), warga Dusun Labose, dan sudah duduk di bangku SD kelas 4, katanya.
Lanjutnya, saya sudah sarankan ke orang tuanya untuk di rujuk ke Rumah Sakit Makassar, karena sudah segala cara dilakukan orang tuanya, baik penyembuhan alternatif maupun medis.
“Tapi Alhamdulillah saya dapat kabar kalau malam ini Abdal akan di rujuk ke RS Wahidin Makassar,” terangnya.
Sebagai pemerintah desa, saya berharap Abdal sembuh dari penyakitnya serta kembali bersekolah seperti biasanya. Demikian pula kedua orang tuanya agar tambah menghadapi ujian ini, ucap Arfah.
Menurutnya, orang tua Abdal terbilang keluarga kurang mampu yang berpenghasilan tidak tetap dan hanya bekerja sebagai petani.
“Saya sudah koordinasi ke mereka (orang tua Abdal) untuk tetap berangkat ke Makassar,” tutupnya.
Sementara itu, dr. Benny, Direktur RSUD I Lagaligo Wotu, Luwu Timur membenarkan kalau Abdal merupakan pasien RS.
“Iye, Abdal merupakan pasien kami, yang di rawat inap di ruangan Mahalona 2 selama 6 hari,” ujarnya.
Rencananya kata Benny, malam ini akan di rujuk ke RS Wahidin. Berdasarkan diagnosa, Abdal mengidap penyakit tumor abdomen, tambahnya.
Terpisah, Faisal keluarga pasien (Abdal) mengatakan, kalau Abdal sudah lama sakit. Karena penghasilan orang tuanya yang tak menentu dan harus berhadapan dengan musibah yang diderita anak kesayangannya, tentu sangat menjadi beban kedua orang tuanya, oleh sebab itu saya berharap adanya uluran tangan baik pemerintah maupun donasi lainnya.
Liputan: Redakasi | Editor: Amk.














