INPUTRAKYAT_LUTIM,–Dam Parit yang terletak di Dusun Salowai, Desa Kawata, Kecamatan Wasuponda, Kabupaten Luwu Timur, jebol, lantaran tak kuat menahan arus air.
Bangunan tersebut menelan Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang pertanian senilai Rp. 150 juta, Tahun anggaran 2018, dengan item pekerjaan yakni Dam parit dan dua buah pintu air.
Bantuan itu dikelolah langsung kelompok tani, dalam pengawasan Dinas Pertanian Luwu Timur.
Jebolnya bangunan tersebut yang menelan anggaran cukup besar ini dinilai mubazir.
Hal tersebut diungkapkan warga setempat yang enggan dipublikasikan namanya kepada InputRakyat.co.id, Sabtu (06/07/19).
“Belum kami manfaatkan pak, bangunan Dam parit sudah jebol. Jadi dana yang gelontorkan terkesan mubazir,” tandasnya.
Akibat bangunan ini jebol kata dia, terpaksa warga tidak bersawah, dikarenakan dua buah pintu air yakni pintu air masuk dan keluar jebol bersamaan Dam parit.
“Kami sudah pertanyakan tindak lanjut persoalan ini di Dinas Pertanian Lutim, pihaknya akan menganggarkan ulang,” terangnya.
Bangunan itu merupakan swakelola yang dikerja langsung oleh kelompok tani yang diketuai pak Amos Ande, ujarnya lagi.
Menurutnya, material yang digunakan untuk bangunan ini sudah bagus mulai dari batu dan lain-lain. Hanya saja saat pekerjaan dimulai, pelaksana tidak menggali tanah sebagai tempat landasan batu.
“Jadi batu tersebut hanya dipasang diatas tanah, sehingga tidak ada kekuatan untuk menahan arus air,” bebernya.
Pekerjaan ini dilaksanakan Tahun kemarin, yang katanya dana bersumber dari DAK sebesar Rp. 150 juta.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Dinas Pertanian Luwu Timur.
Liputan: Redaksi | Editor: Amk.














