Example 728x250
Example 728x250
Input Lutim

Rapat LPJ-APBD 2018, Sarkawi Sebut Realisasi Pendapatan Masih Minim

449
×

Rapat LPJ-APBD 2018, Sarkawi Sebut Realisasi Pendapatan Masih Minim

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT_LUTIM,–Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Luwu Timur menggelar Perhitungan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2018, Kamis (25/07/19).

Pelaksanaan perhitungan anggaran tersebut berlangsung selama 3 hari mulai 24-27 Juli 2019 di Ruang Banggar DPRD Kab. Luwu Timur yang dipimpin langsung Ketua DPRD Lutim, Amran Syam dan Wakil Ketua I, HM. Siddiq BM.

Dalam pelaksanaan perhitungan anggaran, anggota Banggar, HM. Sarkawi A Hamid banyak menyoroti tentang realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang menurutnya masih sangat minim dan perlu dilakukan langkah inovatif untuk meningkatkan PAD tersebut.

“Kita sering berbangga karena PAD kita berada pada posisi kedua terbesar di Sulsel setelah Makassar. Namun pada kenyataannya, realisasi pendapatan kita ini masih jauh dari potensi yang seharusnya kita dapatkan, kalau mengacu pada RPJMD untuk tahun ke tiga ini, PAD kita sudah berada dikisaran 400 milyar lebih, tapi faktanya hari ini kita baru mampu merealisasikan sekitar 98,20 % atau berkisar Rp. 264.769.982.12,” tandas Sarkawi.

Olehnya itu, Kader Gerindra ini meminta kepada seluruh OPD pengelolah PAD agar melakukan langkah-langkah yang lebih progressif untuk melakukan Intensifikasi dan ekstensifikasi PAD.

Hal ini menurut Sarkawi, sangat penting dilakukan sebab salah satu Visi kita di Luwu Timur adalah Maju, Mandiri dan Sejahtera sebagai penjabaran dari Luwu Timur Terkemuka.

“Nah bagaimana kita bisa mandiri kalau pendapatan daerah sendiri saja masih kurang, penopang kemandirian daerah itu ada pada potensi pendapatan daerahnya,” tutur Sarkawi.

Lebih lanjut, Ketua Komisi l ini dalam pemaparannya terkait pembahasan anggaran, memberi contoh salah satu Dinas di pemerintah Daerah yang seharusnya telah berkontribusi pada pendapatan Daerah namun hingga saat ini masih Nihil.

Salah satu contoh kata Sarkawi, Disbudparpora sampai saat ini belum berkontribusi melalui sektor PAD, sementara milyaran dana yang kita gelontorkan untuk pembangun sarana dan prasarana Wisata.

“Banyak potensi destinasi wisata yang bisa dikelola dengan baik dan professional sehingga bisa mendatangkan kontribusi bagi Daerah, tapi nyatanya nihil,” kuncinya.

Hadir dalam rapat tersebut, perwakilan Bupati Lutim, Asisten 3, Tim anggaran Pemda dan para Kepala OPD.

Liputan: Redaksi | Editor: Amk.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *