Example 728x250
Example 728x250
Input Lutim

Pemda Luwu Timur Kecolongan, Ada Aktivitas Pengeboran di Gunung Verbek

928
×

Pemda Luwu Timur Kecolongan, Ada Aktivitas Pengeboran di Gunung Verbek

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT_LUTIM,–Pemerintah daerah Kabupaten Luwu Timur, Sulsel, kecolongan.

Pasalnya, terjadi aktivitas pengeboran pengambilan sampel di wilayah Gunung Verbek.

Aktivitas tersebut dikabarkan sudah berlangsung sebulan.

Informasi yang dihimpun, lokasi pengeboran tepat di wilayah Kecamatan Wasuponda dan Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili.

Menurut salah satu warga Wasuponda yang enggan disebut namanya di media ini mengatakan, pengeboran rencananya tersebar di 1.500 titik di wilayah tersebut, ungkapnya, Kamis (26/09/19).

Kurang lebih 40 orang Yang telah dipekerjakan dengan upah harian senilai Rp 120 ribu.

Masa aktivitas pengeboran itu kata dia, akan berlangsung selama 4 bulan.

Jarak tempuh dari Jalan poros Malili-Sorowako ke lokasi pengeboran berkisar 4,5 Km.

Adapun perusahaan pelaksana yakni PT. Tiga Samudra Perkasa disebut sebagai pemegang IUP.

Namun pelaksana di lapangan yaitu PT. Danmar sebagai Sub Kontraktor, bebernya.

Menanggapi informasi tersebut Kabid Pemberdayaan Ketenagakerjaan Distransnakerin Lutim, Bambang Andi Acang mengaku belum tahu adanya aktivitas tersebut.

“Saya belum tahu itu, karena kami belum terima daftar pengajuan perekruitan tenaga kerja dari perusahaan tersebut,” terang Bambang.

Senada dari itu, Kabid HI dan Jamsostek Distransnakerin Lutim, Nasrullah juga belum mengetahui adanya aktivitas pengeboran sampel di Gunung Verbek.

“Saya tidak tahu kalau ada seperti itu, biasanya ketika ada perusahaan yang masuk untuk beraktivitas di daerah ini, pasti mereka laporkan ke kami, setelah melakukan perikruitan tenaga kerja,” paparnya.

Setelah mereka laporkan lanjutnya, tentu kami akan buatkan perjanjian kontrak kerja, apakah dengan cara harian atau PKWTT dan lain-lain.

Terpisah, Fuad Bidang Penindakan Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Sulsel menuturkan kalau hal itu baru diketahuinya kemarin.

“Ada warga menyampaikan ke saya kalau terdapat aktivitas di lokasi Gunung Verbek,” katanya.

Pengaduan itu kami minta secara tertulis agar bisa dilakukan penindakan.

“Kami belum bisa turun kalau belum ada pengaduan secara tertulis untuk dilakukan penelusuran kebenaran keberadaan aktivitas pengeboran tersebut,” tutupnya.

Liputan: Amk | Editor: Redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *