Example 728x250
Example 728x250
Input Lutim

Warga Keluhkan Jalan Penghubung Dusun Tole-tole dan Kawata Berkubang, Kades: Ini Aset Pemda

707
×

Warga Keluhkan Jalan Penghubung Dusun Tole-tole dan Kawata Berkubang, Kades: Ini Aset Pemda

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT_LUTIM,–Warga Desa Kawata, Kecamatan Wasuponda, Lutim, mengeluhkan jalan poros menuju Desa Kawata berlumpur dan licin, layaknya kubangan kerbau.

Jalan penghubung dua dusun yakni Dusun Tole-tole dan Dusun Kawata ini terlihat sangat rusak berat.

Akibatnya, warga yang hendak melintas harus ekstra berhati-hati, karena jalanan licin dan berkubang.

Ironisnya, kondisi seperti ini sudah terjadi puluhan tahun dan sampai saat ini belum ada tanda-tanda dibenahi pemerintah.

“Saya tidak tahu kenapa persoalan seperti ini terus dibiarkan, kemana pemerintah desa dan pemerintah daerah, kalian jangan tutup mata,” tandas Agnes warga Kawata, Minggu (14/06/2020).

Kasihan kami yang setiap saat melintasi jalan dengan kondisi seperti ini, dan bahkan sudah puluhan tahun tidak pernah dibenahi baik dari Pemdes maupun Pemda.

Parahnya, seringkali pengendara sepeda motor yang melintas terbalik termasuk saya ketika jalan ini usai diguyur hujan, terang Agnes.

Terpisah, Kades Kawata, Baharuddin mengatakan, kalau jalur tersebut merupakan aset pemerintah daerah.

“Kami pemerintah desa tidak bisa membanahi dengan menggunakan anggaran Desa karena jalur itu merupakan aset Pemda,” katanya.

Lanjutnya, jalur ini merupakan akses penghubung Dusun Tole-tole dan Dusun Kawata.

“Sepanjang 500 meter jalur tersebut rusak berat, dan sebagaian pula sudah di aspal, tetapi itu pun sudah ada yang berlubang,” ujarnya lagi.

Persoalan ini kami sudah berulang kali usulkan melalui Musrembang, dan bahkan ada anggota dewan yang janji kalau tahun 2019 sudah diperbaiki, tetapi sampai saat ini belum juga direalisasikan, jelasnya.

Tidak hanya itu kata dia, terdapat pula jalur lainnya di Desa kami yang rusak berat seperti jalur menuju Dusun Sulawae.

Menurutnya, jalur itu sampai saat ini belum pernah tersentuh aspal hanya pengkrikilan, itupun kondisinya saat ini sangat memprihatinkan.

“Sudah banyak yang berkubang, terlebih-lebih ketika hujan, jalur ini akan berlumpur dan licin,” tambahnya.

Liputan: Amk | Editor: Redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *