INPUTRAKYAT_JAKARTA,– Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) meminta PSSI tetap mengikuti aturan yang berlaku jika ingin menggunakan Kompleks Stadion Gelora Bung Karno (GBK) di TC Timnas Indonesia jelang menghadapi tiga laga terakhir Group G kualifikasi Piala Dunia zona Asia menghadapi Thailand (8 Oktober), Uni Emirat Arab (13 Oktober) serta (12 November) mendatang.
Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga Gatot S Dewa Broto mengatakan, Menpora siap membantu PSSI dalam menggunakan Lapangan ABC dan Stadion Madya, dengan pertimbangan tetap mengikuti aturan yang berlaku agar PSSI lebih dulu memberitahukan kepada Setneg (Sekretariat Negara) selaku pihak yang menaungi komplek GBK.
“Pak Menpora [Zainudin Amali] sudah berkomunikasi dengan dirut PPKGBK [Pusat Pengelola Komplek Gelora Bung Karno] dan demikian pula yang saya lakukan kemarin malam dengan dirut PPKGBK,” kata Gatot.
“Intinya dirut PPKGBK tinggal menunggu surat, berikut legal format dari Kemenpora yang dilampiri dengan surat dari ketua umum PSSI [Mochamad Iriawan] yang minimal memuat daftar lengkap pelatih, ofisial, tim pendukung serta semua pemain yang terdaftar dan jadwal lengkap kegiatan latihannya,” Gatot menambahkan.
Gatot menambahkan, PSSI telah melayangkan surat resmi berisi keinginan menggunakan komplek GBK di TC timnas. Kendati demikian, PSSI diharap segera mengirim lampiran surat berkaitan dengan format latihan Timnas Indonesia demi pihak PPKGBK dapat menentukan waktu penggunaan lapangan.
“Tujuan agar jelas akuntabilitasnya jika GBK diperiksa BPK [Badan Pemeriksa Keuangan]. Sejauh ini surat resmi dari PSSI baru keinginan tetapi belum ada lampirannya, dan kami menunggu surat tersebut. Nanti PPKGBK yang akan menentukan waktu penggunaan dan Kemenpora sudah minta PSSI saat Plt sekjen PSSI [Yunus Nusi] ke Kemenpora seminggu lalu agar secara informal berkonsultasi dengan PPKGBK,” jelasnya.
Tentunya, PSSI memang sering menyewa tempat tersebut untuk melangsungkan TC timnas Indonesia. Terakhir kali, pasukan Shin Tae-yong berlatih di Stadion Madya, pada pertengahan Februari lalu.














