Example 728x250
Example 728x250
Input Lutra

Relawan Luwu Timur Bangun Fasilitas Air Bersih Pertama di Pengungsian Meli

532
×

Relawan Luwu Timur Bangun Fasilitas Air Bersih Pertama di Pengungsian Meli

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT_LUTRA,–Mulai siang ini, Minggu, 19 Juli 2020, para korban banjir bandang Luwu Utara yang mengungsi di tenda-tenda pengungsian di kawasan perkebunan kelapa sawit di Desa Meli mulai menikmati air bersih yg sehat.

Jaringan air bersih yg dialirkan melalui bentangan pipa sejauh 700 meter ini dibantu sebuah mesin pengisap menggunakan generator. Ini merupakan fasilitas air bersih pertama yang terbangun di camp pengungsian tersebut.

Sebelumnya, kebutuhan air para pengungsi Meli diambil secara manual dari bawah lembah sejauh 700 meter dengan menggunakan ember dan jerigen.

Fasilitas air bersih ini didirikan berkat donasi dari Relawan Masjid Agung Malili Luwu Timur, yang berkolabarasi dengan Jaringan Relawan Luwu Timur yang sudah berada di Luwu Utara sejak hari pertama banjir bandang memporak porandakan daerah berjuluk Bumi Lamaranginang.

Di kawasan ini terdapat ratusan kepala keluarga yang mengungsi yang hingga kini hanya mendiami tenda-tenda yang terbuat dari terpal plastik seadanya.

Pembangunan air sarana air bersih ini sangat penting dan menjadi prioritas bagi para pengungsi.

Menurut Koordinator Jaringan Relawan Luwu Timur, Suaib Laibe, air bersih ini merupakan kebutuhan vital yg harus dipenuhi di kawasan pengungsian. “Makanya kita prioritaskan pembangunan sarana air bersih, dimana hal itu merupakan kebutuhan yang sangat vital dan tidak bisa ditunda-tunda,” tegasnya.

Kebutuhan air bersih kata aktivis kemanusiaan ini adalah kebutuhan dasar yang sangat penting dihadirkan. “Sebab, jika kebutuhan air bersih para pengungsi tidak segera dipenuhi justru bisa menjadi sumber masalah baru, bisa menjadi penyebab penyakit bagi para pengungsi,” tandas pegiat SAR Mapala Perguruan Tinggi Muhammadiyah Indonesia ini.

Sementara itu, Koordinatir Relawan Masjid Agung Malili, Fikri Sulthan Landau mengungkapkan, selain jaringan air bersih, pihaknya akan berkolaborasi dengan Jaringan Relawan Luwu Timur untuk mendirikan MCK dan muahollah darurat di camp pengungsian ini.

Liputan: * | Editor: Redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *