Example 728x250
Example 728x250
Input Lutim

Peresmian BCC Malili Dinilai Langgar Protkes Covid-19

452
×

Peresmian BCC Malili Dinilai Langgar Protkes Covid-19

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT_LUTIM,–Baruga Collaboration Center (BCC) resmi difungsikan. Hal itu ditandai dengan digelarnya peresmian.

BCC diresmikan langsung Wakil Bupati Luwu Timur, H. Budiman yang disaksikan warga, Kamis (12/03/2021) sore tadi.

Hadir dalam kegiatan itu, Plt. Kadis PUPR Lutim, Senfri Oktovianus, Kepala Disdagkop-UKM, Rosmiati Alwi, Kepala DLH Andi Tabacina.

Selain itu turut pula diikuti, Anggota DPRD Lutim, Najamuddin, Camat Malili, Manajemen PT Vale, BNI dan para Kepala Desa.

Kendati demikian, kegiatan peresmian tersebut berlangsung sukses namun dinilai telah melanggar protokol kesehatan (Protkes) Covid-19.

Meski yang hadir menggunakan masker tetapi ada beberapa poin Protkes yang ditabrak yakni melibatkan banyak orang serta tidak diberlakukan jaga jarak.

Demikian diungkapkan sekertaris jenderal Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Kabupaten Luwu Timur, Awaluddin.

“Masyarakat Luwu Timur khususnya kecamatan Malili bersyukur dengan hadirnya wahana wisata baru seperti ini, tetapi yang disayangkan kenapa melakukan kegiatan seperti ini harus menabrak aturan,” katanya.

Bukan kah kita sepakat bagaimana bersama-sama memutus mata rantai penyebaran covid-19, tetapi ini malah pemerintah membiarkan dan bahkan terlibat langsung dalam kegiatan seperti ini, sambungnya lagi.

Mana bisa kita memutus penyebaran covid-19, sementara pemerintah daerah sendiri memberikan contoh ke masyarakat yang kurang elok, tandasnya.

“Buat apa pemerintah daerah terus mensosialisasikan bahaya covid-19 serta akan menggandeng para pakar dalam penanganan virus corona sementara dia sendiri yang menabrak aturan,” ujar Awal.

Apakah memang Covid-19 ini hanya menyerang masyarakat, tidak pada pemerintah? Jawabannya kan tidak, lalu kenapa melakukan kegiatan seperti ini harus melibatkan banyak orang, tegasnya.

“Nah kalau seperti ini, sebaiknya pemerintah daerah membuka saja proses belajar mengajar tatap muka, karena saya lihat kegiatan seperti ini sah-sah saja,” tutupnya.

Sekedar diketahui, baru-baru ini wakil bupati Lutim, Budiman bersama Tim Gugus melakukan pertemuan bersama pakar.

Hal itu dilakukan sebagai bentuk keseriusan Pemkab Luwu Timur dalam menangani Covid-19.

Pertemuan itu berlangsung di Aula Kantor PT. KIMA (Persero), Makassar. Yang dihadiri pula wakil Ketua II DPRD Lutim, Usman Sadik.

Tujuannya, untuk penanganan yang lebih nyata dalam menekan angka penyebaran covid-19 di Kabupaten Luwu Timur.

Salah satu yang akan dilakukan pemerintah daerah yakni rencana penggunaan alat GeNose yang melibatkan PT Vale Indonesia.

Selain itu, berdasarkan data update dari Diskominfo Lutim tentang perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Luwu Timur per tanggal 11 Maret 2021 yakni :

  1. Konfirmasi 3.743 (simtomatik 53, asimtomatik 44, sembuh/selesai isolasi 3.585, meninggal 61 orang).
  2. Probable 26 (probable 13, meninggal 13),
  3. Suspek 1.575 (proses isolasi 57, discarded 1.514, meninggal 4 orang).
  4. Kontak Erat 7.575 (proses karantina 290, discarded 7.285).

Liputan: Amk | Editor: Redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *