Example 728x250
Example 728x250
Input Lutim

BKN Regional IV Makassar Bantah Terima Aliran Dana Dugaan Pungli P3K Lutim

658
×

BKN Regional IV Makassar Bantah Terima Aliran Dana Dugaan Pungli P3K Lutim

Sebarkan artikel ini

Sumber Foto: Internet.

INPUTRAKYAT_LUTIM,–Badan Kepegawaian Negara (BKN) regional IV Makassar membantah kalau pihaknya menerima dana dari tenaga P3K Luwu Timur tahun 2019 yang dinyatakan lulus.

Demikian ditegaskan salah seorang pihak BKN regional IV Makassar yang enggan disebut namanya saat dihubungi via telepon genggamnya, baru-baru ini.

Perlunya klarifikasi dari pihak BKN ini lantaran sumber menyebutkan jika dana tersebut dikumpulkan untuk ucapan terimakasih ke tim seleksi dari BKN.

“Saya baru tahu informasi tersebut pak, P3K itu by sistem, semua melalui aplikasi, coba konfirmasi kebenarannya ke pihak BKPSDM Lutim, karena kami kan menetapkan secara aplikasi, dan mengenai berita itu mungkin tidak benar untuk kami,” ungkapnya.

Disinggung mengenai kutipan ucapan sumber kalau dana tersebut sebagai bentuk ucapan terimakasih ke tim seleksi BKN, dirinya kembali membantah.

“Memang kami tim memberikan NI, tapi informasi itu tidak benar, kalau pun BKPSDM mengundang kami ya’ papan penganggarannya dari Pemda, dan adapun seperti itu silahkan koordinasikan ke Kepolisian,” tegasnya.

“Terimakasih banyak pak, sudah memberikan informasi seperti ini, dan pada prinsipnya hal ini tidak benar,” tuturnya lagi, sembari ia tetap enggan menyebut nama lengkapnya, melainkan beliau hanya mengarahkan untuk bersurat ke BKN, dengan alasan pihaknya memiliki bagian humas.

Diberitakan sebelumnya, Kepala BKPSDM Luwu Timur, Kamal Rasyid juga menepis kalau informasi dugaan pungli tersebut tidak benar.

“Insya Allah informasi itu tidak benar, tidak ada sama sekali pungutan di kegiatan P3K karena prosesnya berjalan online, kami tidak tahu menahu masalah pungutan itu, karena seluruh kegiatan sudah dianggarkan di APBD,” singkat Kamal.

Sementara informasi dari sumber terpercaya media ini yang tak lain merupakan peserta P3K menuturkan, kalau masing-masing peserta menyerahkan uang sebesar Rp 1 juta.

Uang tersebut kata sumber diserahkan ke koordinator dimasing-masing kecamatan. Tak sampai disitu koordinator juga menyerahkan dana tersebut ke inisial Sjr selaku bendahara yang ditunjuk.

Lebih jauh sumber membeberkan, bahwa dana tersebut untuk pembayaran transportasi tim seleksi dari BKN, seperti penjelasan dari pihak BKPSDM.

Senada dari itu, Sjr mengatakan, kalau pembayaran Rp 1 juta itu sudah selesai. Ini hanya aturan kedalam, dan hanya sekedar ucapan terimakasih, kalau terkait SK kami masih menunggu pelantikan Bupati.

Ditanya diserahkan kemana semua dana yang telah terkumpul?, Sjr enggan membeberkan, sembari menutup telepon genggamnya.

Untuk diketahui, sebanyak 113 orang se Luwu Timur dinyatakan lulus seleksi rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) tahun 2019 dengan formasi kesehatan dan tenaga guru.

Kegiatan tersebut dianggarkan melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) senilai Rp Rp 577.268.493.

Liputan: Amk | Editor: Redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *