Example 728x250
Example 728x250
Input Lutim

Dua Pekan Solar Langka, Nelayan di Malili Tak Melaut, Pemda Lutim Terkesan Tutup Mata

704
×

Dua Pekan Solar Langka, Nelayan di Malili Tak Melaut, Pemda Lutim Terkesan Tutup Mata

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT_LUTIM,–Sejumlah nelayan di Malili, Kabupaten Luwu Timur memilih tak melaut buntut langkanya bahan bakar minyak (BBM) jenis solar di Solar Packed Dialer Nelayan (SPDN) Malili.

Kelangkaan BBM di kalangan nelayan ini sudah berlangsung dua pekan terakhir dan sejauh ini belum ada tanda-tanda pasokan kembali normal.

Akibatnya, empat dari enam kapal penangkap ikan yang kerab disebut masyarakat nelayan, Bagan, kini bersandar di Tempat Pelelangan Ikan (TPI).

Nelayan Malili Nur Alam mengatakan, kelangkaan solar ini membuat nelayan kelimpungan. Bahkan, SPDN Malili di halaman Dinas Kelautan dan Perikanan yang tak jauh dari TPI sudah tidak ada stok.

“Kami harus nyari keluar sementara harganya sangat mahal jika dibandingkan solar di SPDN. Jadi kami memilih tak melaut,” katanya, Sabtu (20/11/2021).

Kejadian tersebut membuat para nelayan pasrah. Karena tak melaut, nelayan lebih memilih untuk memperbaiki alat tangkap. “Kita harus bagaimana, hanya pasrah saja,” keluhnya.

Dalam perhitungannya nelayan menghabiskan 105 liter sekali melaut. Jadi kalau kami membeli solar eceran diluar dengan harga yang mahal tentu tak sebanding dengan hasil tangkapan.

Olehnya itu, kami berharap Pemerintah Daerah untuk tidak diam. Kami sudah dua Minggu krisis solar dan mulai kemarin kami tidak lagi melaut, Pemda jangan terkesan tutup mata, tolong turun bantu kami, tandasnya.

Liputan: Amk | Editor: Redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *