INPUTRAKYAT_LUTIM,–Tahun ini, satu persatu visi misi bupati dan wakil bupati Luwu Timur, H. Irwan Bachri Syam – Hj. Puspawati Husler akan diwujudkan.
Khusus kartu pintar, sebagaimana dinanti-nantikan oleh seluruh masyarakat Kabupaten Luwu Timur akhirnya mulai berproses.
Kabarnya, dinas pendidikan Lutim saat ini tengah melakukan pendataan pelajar mulai dari Paud sampai SMP yang akan tamat sekolah tahun ini, demikian halnya para calon mahasiswa.
“Iye, saat ini kami sementara melakukan pendataan berapa jumlah pelajar yang akan tamat sekolah mulai dari Paud sampai SMP,” kata Kepala bidang pembinaan SD, Dinas Pendidikan Lutim, Agus Saman, Minggu (16/3/2025).
“Kartu pintar itu akan di louncing oleh Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur pada Mei bertepatan dengan 100 hari kerja, sekaligus menyerahkan kartu pintar ke pelajar mulai Paud, SD dan SMP,” ujarnya.
Sekedar informasi lanjutnya, bahwa kartu pintar ini berisikan uang yang akan dibelanjakan oleh orang tua pelajar untuk membeli seragam sekolah, tas, sepatu dan topi.
Namun kata dia, seragam sekolah itu nantinya tidak boleh dibeli di luar daerah, hanya boleh dibeli di wilayah Luwu Timur saja.
“Estimasi kami, jumlah pelajar mulai dari Paud sampai SMP yang akan penamatan tahun ini kemungkinan berkisar 17.500 orang, sementara calon mahasiswa jika melihat dari data tahun sebelumnya diperkirakan 6 ribu sampai 7 ribu orang,” jelasnya.
Namun kata Agus, jumlah calon mahasiswa itu kemungkinan akan bertambah, karena di program bupati dan wakil bupati saat ini menyebut jika program ini seluruh mahasiswa asal Lutim akan mendapatkan program beasiswa.
“Hal ini bertujuan agar tidak ada lagi pelajar di Luwu Timur yang tidak melanjutkan pendidikannya dengan alasan orang tuanya tidak mampu,” terangnya.
Ia mengungkapkan, bahwa selain dilakukan pendataan, kami juga masih menunggu perubahan peraturan bupati (Perbup) terkait hal itu.
Karena menurutnya, program ini mengalami perubahan terkhusus pada beasiswa terkait nilai, dimana sebelumnya hanya Rp 3 juta pertahun, kini ditingkatkan menjadi Rp 6 juta pertahun.
“Selain itu, penyaluran beasiswa ini tidak lagi seperti dulu, dimana beasiswa nanti diberikan ke mahasiswa ketika semester tiga, sekarang begitu tamat SMA dan sudah terdaftar sebagai mahasiswa seketika itu juga langsung diberikan beasiswa,” kuncinya.















