INPUTRAKYAT_LUTIM,–Jalan menuju pabrik kelapa sawit PT. Teguh Wira Pratama di Desa Watangpanua, Kecamatan Angkona, Kabupaten Luwu Timur, tertutup. Ada juga kobaran api dari ban bekas, Senin (28/7/2025).
Rupanya, jalan itu sengaja ditutup masyarakat, sebagai bentuk kekecewaan yang diwarnai unjuk rasa dengan menutut perusahaan soal limbah dan tenaga kerja. Polisi pun berjaga di lokasi aksi.
Kata demonstran, bau busuk bersumber dari limbah pabrik kelapa sawit ini meresahkan warga. bau nya menyengat hingga ke pemukiman masyarakat.
Selain itu, para pengunjuk rasa menuntut perusahaan soal BPJS, dipecatnya karyawan tanpa pesangon dan kurangnya tenaga kerja dari warga setempat.
Anggota DPRD Lutim, Muhammad Iwan berada di lokasi aksi, turun mengawal tuntutan-tuntutan warga.
“Persoalan yang disampaikan demonstran akan kita bicarakan. Saya akan memediasi kedua bela pihak dengan mendudukkan warga dengan perusahaan,” ungkapnya.
“Apa yang menjadi tuntutan warga, perusahaan harus dengar sekaligus menindaklanjuti yang dianggap sebagai poin penting,” sambungnya lagi.
Ia meminta, dalam proses membicarakan nantinya, saya berharap warga tenang agar tercipta kesepakatan. Mari kita tertib dan jaga keamanan dalam mengawal tuntutan.
Ditambahkannya, jika persoalan ini nantinya dibicarakan di desa tidak juga menuai kesepakatan, maka persoalan ini akan saya bawa ketingkat DPRD agar ada titik terang.














