INPUTRAKYAT_LUTIM,–PT. Vale Indonesia sudah mengatasi kebocoran pipa minyak di hari ketiga, Senin (25/8/2025).
Menindaklanjuti persoalan, perusahaan nikel ini juga menurunkan tim dari Universitas Indonesia (UI).
Kehadirannya untuk melakukan pencegahan dan penanggulangan dampak lingkungan tumpahan minyak di desa Lioka.
Tim tersebut mengatasnamakan Disaster Risk Reduction Center (DRRC) atau pusat pengurangan resiko bencana (PPRB).
Meski begitu, Komisi III DPRD Luwu Timur, Rivaldi meminta agar Pemerintah daerah Luwu Timur juga membentuk tim.
“Seharusnya Pemda Lutim juga membentuk tim biar nantinya dapat dilihat seperti penanggulangan bencana ini nantinya,” ungkapnya, Kamis (28/8/2025).
Menurutnya, sejauh ini langkah-langkah respon yang dilakukan Pemda sudah sangat baik, namun sebaiknya Pemda juga membentuk tim.
Olehnya itu tambahnya, kami (DPRD-red) akan mendorong Pemda terus fokus pada penanggulangan dampak yang dihadapi masyarakat.














