INPUTRAKYAT, PALOPO, – Event DJ di tempat olahraga NSJ Billiard dan Viktoria yang dijadwalkan akan digelar pada Jumat, 13 Februari 2026, malam, menuai kritik.
Pasalnya, acara yang dikaitkan dengan perayaan Valentine tersebut, yang akan menghadirkan DJ Natalie Holscher, itu tidak mengantongi izin dari kepolisian, Polres Palopo.
Koordinator LSM Progress Luwu Raya, Ahmad, menilai manajemen acara tersebut telah mengabaikan prosedur perizinan yang berlaku.
Menurutnya, rencana kegiatan hiburan tersebut sebagai bentuk pembangkangan terhadap aturan, terlebih dilaksanakan tanpa persetujuan aparat berwenang.
“Kami menilai ini bukan sekadar kelalaian administratif, tetapi sikap abai terhadap norma dan ketertiban umum. Kegiatan hiburan tanpa izin berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat,” ujar Ahmad, Kamis (12/2/2026).
Ahmad mengatakan, LSM Progress tidak menolak kegiatan hiburan atau aktivitas usaha. Namun, setiap penyelenggara acara yang melibatkan keramaian wajib memenuhi aspek legalitas dan perizinan demi menjamin keamanan serta ketertiban publik.
“Kepentingan bisnis tidak boleh ditempatkan di atas keamanan dan ketenteraman masyarakat. Jika kegiatan ini tetap dipaksakan, kami siap menempuh langkah lanjutan sesuai jalur hukum. Jangan jadikan Palopo sebagai arena uji coba pelanggaran aturan,” tegasnya.
Sementara itu, Kapolres Palopo AKBP Dedi Surya Dharma yang dikonfirmasi, Kamis (12/2/2026) mengatakan, bahwa pihaknya tidak pernah mengeluarkan izin terkait pelaksanaan event DJ night tersebut.
“Polres Palopo tidak pernah memberikan izin untuk kegiatan itu. Kami akan berkoordinasi dengan dinas terkait guna mengimbau agar acara tersebut tidak dilaksanakan” ujar Dedi.
” Masalah razia, Polres dampingi dari dinas perijinan dan Pol-pp”. Tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak tempat olahraga Billiard tersebut belum memberikan keterangan resmi terkait perizinan tersebut.(*)
Penulis : Rindhu












