Example 728x250
Example 728x250
Input Lutim

Dorong Produksi Bandeng, Luwu Timur Resmi Luncurkan Program Pupuk Bersubsidi Perikanan

203
×

Dorong Produksi Bandeng, Luwu Timur Resmi Luncurkan Program Pupuk Bersubsidi Perikanan

Sebarkan artikel ini
Screenshot

INPUTRAKYAT_LUTIM,— Dinas Perikanan Kabupaten Luwu Timur menggelar kegiatan launching pupuk bersubsidi yang diresmikan oleh Sekretaris Daerah Luwu Timur, Dr. Ramadhan Pirade, mewakili Bupati Luwu Timur, pada Sabtu (25/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Kios Pupuk Rury (Pelabuhan Kecil), Desa Lakawali Pantai ini dihadiri oleh perwakilan Kementerian Kelautan dan Perikanan, Andi Wija Hasan, ST, Kepala Desa Lakawali Pantai, pimpinan PT Pupuk Indonesia wilayah Sulawesi Selatan, Handoko, para pengecer/kios se-Kabupaten Luwu Timur, penyuluh perikanan, serta ketua dan anggota kelompok pembudidaya ikan Desa Lakawali Pantai.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas hasil perikanan budidaya. Program pupuk bersubsidi tersebut menyasar dua jenis usaha, yakni pembenihan dan pembesaran ikan. Selain itu, launching ini juga menjadi sarana sosialisasi agar masyarakat mengetahui adanya pupuk bersubsidi khusus sektor perikanan.

Untuk mendukung distribusi, terdapat 13 kios pengecer resmi yang tersebar di empat kecamatan, yaitu Malili, Angkona, Wotu, dan Burau. Alokasi pupuk bersubsidi terdiri dari tiga jenis, yakni pupuk urea sebanyak 3.880 ton, pupuk SP-36 sebanyak 2.041 ton, dan pupuk organik sebanyak 7.262 ton. Secara keseluruhan, total alokasi pupuk bersubsidi mencapai 13.183 ton.

Adapun harga eceran tertinggi (HET) pupuk bersubsidi ditetapkan sebesar Rp90.000 per sak untuk urea, Rp120.000 per sak untuk SP-36, dan Rp32.000 per sak untuk pupuk organik.

Dalam sambutannya, Sekda Luwu Timur, Dr. Ramadhan Pirade, menyampaikan bahwa pemerintah daerah memberikan dukungan penuh terhadap program pupuk bersubsidi ini. Menurutnya, alokasi pupuk bersubsidi diharapkan mampu mendorong peningkatan produktivitas perikanan budidaya sekaligus menjamin akses pupuk dengan harga terjangkau bagi para pembudidaya.

“Pemerintah Kabupaten Luwu Timur siap menyalurkan pupuk bersubsidi tahap pertama kepada 1.163 pembudidaya yang berasal dari empat kecamatan pesisir, yaitu Burau, Wotu, Angkona, dan Malili. Kami berharap para pembudidaya dapat memanfaatkan bantuan ini dengan sebaik-baiknya,” paparnya.

Dalam kesempatan tersebut, Handoko juga menyatakan komitmennya dalam mendukung program pemerintah, baik pusat maupun daerah. Dukungan itu diwujudkan melalui sosialisasi kepada pengecer, edukasi kepada pembudidaya ikan, serta rencana pembangunan demplot (percontohan) di Desa Lakawali Pantai, Kecamatan Malili, dan Kecamatan Wotu.

“Kami berharap pupuk bersubsidi ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh kelompok pembudidaya, sehingga mampu meringankan biaya produksi dan meningkatkan hasil perikanan,” ujar Handoko.

Pemerintah berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan produksi perikanan, khususnya ikan bandeng, sekaligus meringankan beban biaya para pembudidaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *