INPUTRAKYAT_LUTIM,–Langkah mereka pelan namun penuh makna di Lapangan Karebosi Makassar. Di tengah suasana kegiatan penetapan komponen cadangan (Komcad) unsur ASN Provinsi Sulsel, Rabu (13/5/2026). Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal RI, H. Yandri Susanto, tampak berjalan berdampingan dengan Bupati Luwu Timur, H. Irwan Bachri Syam.
Bukan sekadar berjalan bersama, sesekali tangan sang menteri terlihat merangkul bahu orang nomor satu di Bumi Batara Guru itu. Gestur sederhana, tetapi menyimpan pesan kedekatan dan komunikasi yang cair di tengah pembahasan pembangunan daerah.
Di sela langkah itu, keduanya tampak berbincang santai. Sesekali tersenyum, sesekali serius memperhatikan situasi di sekitar lokasi kegiatan. Tak ada sekat formal yang terlalu kaku. Suasana justru terlihat hangat dan akrab.
Bagi banyak orang, mungkin itu hanya momen biasa. Namun dalam dunia pemerintahan, kedekatan seperti itu sering dimaknai sebagai sinyal baik bagi hubungan pusat dan daerah.
Luwu Timur sendiri belakangan terus mendorong pembangunan kawasan desa, penguatan infrastruktur, hingga pemberdayaan masyarakat. Kehadiran Menteri Desa dan PDT menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi program antara pemerintah pusat dan daerah.
Gestur merangkul bahu itu seolah menjadi simbol bahwa pembangunan daerah tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi, komunikasi, dan dukungan lintas pemerintahan agar program yang dirancang benar-benar sampai ke masyarakat.
Langkah keduanya terus berlanjut. Di belakang mereka, sejumlah pejabat mengikuti. Namun perhatian banyak mata justru tertuju pada percakapan hangat di antara dua pemimpin yang berjalan berdampingan itu.
Kadang, pesan besar memang tidak selalu lahir dari pidato panjang. Ada yang cukup terlihat dari sebuah langkah bersama dan rangkulan sederhana.














