Example 728x250
Example 728x250
Input Sulbar

Wabup Majene Hadiri Pesta Panen di Limbua, Perkuat Ketahanan Pangan

49
×

Wabup Majene Hadiri Pesta Panen di Limbua, Perkuat Ketahanan Pangan

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT_MAJENE,— Suasana penuh syukur dan kebersamaan mewarnai kegiatan Pesta Panen masyarakat petani sawah di Desa Limbua, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, Kamis (14/05/2026). Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Majene, Dr. Hj. A. Ritamariani, M.Pd., sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap penguatan sektor pertanian dan kesejahteraan petani.

Dalam kegiatan itu, Wakil Bupati didampingi Kepala Dinas Pertanian, Peternakan, dan Perkebunan Kabupaten Majene, Hj. Andi Adlina Basharoe. Turut hadir Anggota DPR RI Ajbar, Anggota DPRD Kabupaten Majene, Kepala Desa Limbua, Babinsa 1401-03/Sendana, Koordinator BPP Sendana, tokoh masyarakat, serta tokoh adat setempat.

Selain menjadi ajang syukur atas hasil panen para petani, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyerahan simbolis kunci alat dan mesin pertanian (Alsintan) kepada perwakilan kelompok tani. Bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya modernisasi pertanian yang terus didorong Pemerintah Kabupaten Majene guna meningkatkan efisiensi kerja dan produktivitas hasil pertanian.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Majene menegaskan bahwa bantuan Alsintan merupakan bentuk komitmen nyata pemerintah dalam mendukung peningkatan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

“Dengan teknologi yang lebih modern, kita berharap proses produksi hingga panen dapat berjalan lebih cepat, efisien, dan menghasilkan produksi yang lebih maksimal, sehingga kesejahteraan keluarga petani juga semakin meningkat,” ujar Dr. Ritamariani.

Ia juga menekankan bahwa sektor pertanian memiliki peran strategis sebagai fondasi utama dalam menjaga ketahanan pangan, baik di tingkat daerah maupun nasional. Menurutnya, kemandirian pangan harus dimulai dari desa-desa yang produktif seperti Desa Limbua.

“Ketahanan pangan bukan hanya soal ketersediaan beras, tetapi juga tentang kemandirian bangsa yang dimulai dari desa. Jika pangan kita kuat di tingkat desa, maka ketahanan pangan nasional juga akan semakin kokoh,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Distanakbun Majene, Hj. Andi Adlina Basharoe, mengingatkan pentingnya pemanfaatan dan perawatan bantuan alat pertanian secara optimal agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. Ia juga memastikan penyuluh pertanian dari BPP Sendana akan terus melakukan pendampingan teknis kepada para petani.

“Kami berharap bantuan ini benar-benar memberikan dampak positif bagi peningkatan produktivitas pertanian. Sinergi antara petani dan penyuluh harus terus terjalin dengan baik agar hasil pertanian di Desa Limbua semakin meningkat dari tahun ke tahun,” ungkapnya.

Kegiatan kemudian ditutup dengan prosesi syukur bersama masyarakat petani. Kehadiran unsur pemerintah, TNI, serta tokoh adat menjadi simbol kuatnya sinergi lintas sektor dalam menjaga kedaulatan pangan dan memajukan sektor pertanian di Kabupaten Majene.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *