Example 728x250
Example 728x250
Input Lutim

Apel Kehormatan HUT RI ke-81 di TMP Malili, Pemda Luwu Timur Kenang Pengorbanan Para Pahlawan

39
×

Apel Kehormatan HUT RI ke-81 di TMP Malili, Pemda Luwu Timur Kenang Pengorbanan Para Pahlawan

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT_LUTIM — Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menggelar Apel Kehormatan dan Renungan Suci untuk memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Taman Makam Pahlawan (TMP) Malili, Minggu malam, 16 Agustus 2026.

Upacara berlangsung dalam suasana hening. Bupati Luwu Timur Ir. H. Irwan Bachri Syam hadir bersama Kapolres Luwu Timur AKBP Ario Putranto Tuhu Mangabdi, para Forkopimda, para Kepala OPD lingkup Pemda Lutim, serta personel TNI dan Polri.

Kapolres Luwu Timur memimpin langsung apel tersebut. Prosesi diawali penghormatan kepada para pahlawan, pembacaan naskah apel, mengheningkan cipta, serta doa bagi mereka yang gugur dalam perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan.

Dalam amanatnya, Ario mengatakan renungan suci menjadi momentum untuk mengenang jasa para pahlawan yang dimakamkan di TMP Malili.

Menurut dia, terdapat 73 makam yang terdiri atas dua anggota TNI, satu anggota Polri, 63 pejuang rakyat, satu pegawai sipil, dan enam pahlawan yang tidak dikenal.

“Hormat yang sebesar-besarnya atas keikhlasan dan kesucian pengorbanan saudara-saudara sebagai pahlawan dalam pengabdian terhadap perjuangan demi kebahagiaan negara dan bangsa,” kata Ario dalam naskah apel.

Ia juga menegaskan bahwa perjuangan para pahlawan tidak berhenti pada sejarah. Generasi penerus memiliki tanggung jawab untuk melanjutkan pengabdian melalui pembangunan dan menjaga kemerdekaan.

“Kami bersumpah dan berjanji, perjuangan saudara-saudara adalah perjuangan kami pula dan jalan kebaktian yang saudara-saudara tempuh adalah jalan kami juga,” ujarnya.

Bagi Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, apel tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan yang tidak hanya bersifat seremonial. Kehadiran jajaran pemerintah daerah di TMP Malili menegaskan kembali pentingnya penghormatan terhadap sejarah perjuangan bangsa sekaligus meneruskan nilai pengabdian dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Prosesi ditutup dengan penandatanganan naskah apel, pembacaan doa, dan penghormatan terakhir kepada para pahlawan yang dipimpin oleh pimpinan apel.

Di tengah suasana malam yang sunyi, penghormatan itu menjadi pengingat bahwa kemerdekaan yang diperingati setiap Agustus lahir dari pengorbanan orang-orang yang namanya sebagian besar telah tinggal di batu nisan. (Rama).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *