Example 728x250
Example 728x250
Input Lutim

KKG Gugus 1 Wasuponda Dorong Guru Tingkatkan Kompetensi untuk Pembelajaran Inovatif

89
×

KKG Gugus 1 Wasuponda Dorong Guru Tingkatkan Kompetensi untuk Pembelajaran Inovatif

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT_LUTIM,— Kelompok Kerja Guru (KKG) Gugus 1 Kecamatan Wasuponda menggelar Pelatihan Peningkatan Kompetensi Guru yang dipusatkan di SDN 246 Tabarano, Kabupaten Luwu Timur.

Kegiatan tersebut mengangkat tema “Optimalisasi Kompetensi Pedagogik dan Profesional Guru untuk Pembelajaran Inovatif dan Bermakna.” Kegiatan KKG ini menjadi salah satu wadah bagi para guru untuk meningkatkan kompetensi sekaligus berbagi pengalaman dan praktik pembelajaran yang dapat diterapkan di sekolah.

Kegiatan dihadiri kepala sekolah, para guru dan tenaga pendidik, serta pengawas sekolah. Sebelum kegiatan dimulai, seluruh peserta terlebih dahulu mengikuti doa bersama dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Ketua KKG Gugus 1 Wasuponda dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan kegiatan perdana bagi kepengurusan KKG yang baru untuk tahun pelajaran 2026/2027.

Ia menyampaikan apresiasi kepada para kepala sekolah, guru, dan pengawas yang telah meluangkan waktu untuk hadir serta memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan KKG.

“Terima kasih kepada Bapak/Ibu yang telah menyempatkan waktu untuk hadir dan memberikan support. Terima kasih juga kepada teman-teman semua yang telah hadir,” ujarnya.

Dalam pelatihan tersebut, salah satu topik yang dibahas adalah pola pikir bertumbuh (growth mindset). Materi ini diharapkan dapat mendorong guru untuk terus belajar, terbuka terhadap perubahan, dan mengembangkan kemampuan dalam menciptakan pembelajaran yang lebih inovatif serta bermakna bagi peserta didik.

Sementara itu, Ketua Pengawas atau Korwas dalam arahannya memberikan dorongan kepada para guru agar terus melakukan perubahan, terutama dalam membangun pola pikir dalam menjalankan tugas sebagai pendidik.

Menurutnya, perangkat pembelajaran seperti modul ajar memang telah tersedia, namun yang terpenting adalah bagaimana guru mampu mengimplementasikannya secara nyata dalam proses pembelajaran di kelas.

Ia juga mengingatkan pentingnya pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada kemampuan akademik, tetapi turut membentuk siswa agar sehat, kuat, disiplin, dan memiliki kebiasaan positif.

Hamsidin selaku pengawas menyampaikan sambutan sekaligus membuka kegiatan KKG tersebut. Dalam arahannya, ia juga mengingatkan sejumlah program dan pembiasaan yang perlu terus diterapkan di sekolah.

Salah satunya terkait Program Adiwiyata, yang diharapkan tetap dilaksanakan secara konsisten sebagai bagian dari upaya membangun kepedulian siswa terhadap kebersihan dan lingkungan sekolah.

Selain itu, guru juga diminta memberikan perhatian terhadap kesehatan gigi peserta didik. Kebiasaan sederhana seperti menyikat gigi perlu terus disampaikan dan dibiasakan kepada anak-anak.

Hamsidin juga kembali mengingatkan para guru untuk menyampaikan dan menguatkan Program Pejuang Subuh kepada peserta didik. Program tersebut diharapkan tidak hanya disampaikan sebagai kegiatan sekolah, tetapi menjadi bagian dari pembiasaan positif siswa dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan KKG yang dilaksanakan secara rutin dua kali dalam sebulan, para guru diharapkan memiliki ruang untuk terus belajar, berdiskusi, berbagi pengalaman, serta meningkatkan kualitas pembelajaran.

Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum bagi KKG Gugus 1 Wasuponda untuk memperkuat kolaborasi antarguru dalam menghadirkan pembelajaran yang inovatif, bermakna, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.(Solihin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *