Example 728x250
Example 728x250
Input Lutim

UPT SD Negeri 223 Balantang Peringati Hari Batik Nasional 2026, Tanamkan Cinta Budaya Sejak Dini

37
×

UPT SD Negeri 223 Balantang Peringati Hari Batik Nasional 2026, Tanamkan Cinta Budaya Sejak Dini

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT_LUTIM,—UPT SD Negeri 223 Balantang memperingati Hari Batik Nasional yang jatuh pada 2 Oktober 2026. Momentum tersebut dimanfaatkan pihak sekolah untuk menanamkan kecintaan terhadap budaya Indonesia kepada para siswa sejak dini.

Kepala UPT SD Negeri 223 Balantang, A. Diana Dimiyanti, S.Pd.I., M.Si., mengajak seluruh warga sekolah untuk terus mengenal, mencintai, serta melestarikan batik sebagai salah satu warisan budaya bangsa.

Menurut A. Diana, batik bukan sekadar kain dengan beragam motif, tetapi memiliki nilai budaya yang mencerminkan kreativitas, tradisi, dan keberagaman masyarakat Indonesia.

“Batik adalah karya budaya yang tumbuh dari kreativitas, tradisi, dan keberagaman Indonesia. Lestarikan budaya, rayakan Indonesia,” ungkap A. Diana Dimiyanti.

Ia menambahkan, peringatan Hari Batik Nasional di lingkungan sekolah diharapkan dapat menjadi sarana bagi anak-anak untuk mengenal batik sejak dini, sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya bangsa.

“Harapannya, anak-anak sejak dini bisa mengenal dan mencintai batik sebagai salah satu warisan budaya, memiliki rasa bangga terhadap budaya bangsa dan menghargai keberagaman budaya. Karena setiap daerah memiliki motif dan ciri khas batik yang berbeda,” jelasnya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan senam bersama. Setelah senam, para siswa dan siswi dikumpulkan untuk mendapatkan penyampaian mengenai pentingnya mengenal dan mencintai batik sebagai bagian dari budaya Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, para siswa juga diajak untuk memiliki kebanggaan terhadap batik yang ada di daerah, termasuk batik yang berkembang di Luwu Timur.

Peringatan Hari Batik Nasional menjadi momentum penting bagi dunia pendidikan dalam mengenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada generasi muda.

Batik telah diakui UNESCO sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi, sehingga keberadaannya menjadi bagian penting dari identitas budaya Indonesia yang perlu dijaga dan diwariskan.

A. Diana berharap kecintaan terhadap batik tidak hanya ditunjukkan dengan mengenakan pakaian batik, tetapi juga melalui pemahaman terhadap makna motif, proses pembuatan, serta nilai budaya yang terkandung di dalamnya.

“Dengan mengenal dan memahami batik, anak-anak diharapkan semakin mencintai budaya sendiri dan memiliki kebanggaan sebagai generasi penerus bangsa,” harapnya.

Melalui semangat “Lestarikan Budaya, Rayakan Indonesia”, UPT SD Negeri 223 Balantang mengajak seluruh warga sekolah bersama-sama menjaga warisan budaya bangsa agar tetap hidup, berkembang, dan dikenal oleh generasi mendatang.

Selamat Hari Batik Nasional 2026. Mari lestarikan warisan leluhur dan banggakan budaya Indonesia. (Solihin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *