Example 728x250
Example 728x250
Input Lutim

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Luwu Timur Hadirkan Sejarah Daerah di Expo Harkopnas

179
×

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Luwu Timur Hadirkan Sejarah Daerah di Expo Harkopnas

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT_LUTIM – Dokumen lama menjadi pintu masuk untuk menelusuri perjalanan Luwu Timur. Melalui pameran arsip di Lapangan Iniaku, Sorowako, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Luwu Timur mengajak masyarakat mengenal sejarah daerah, dari masa Onder Afdeling hingga terbentuknya kabupaten sebagai daerah otonom.

Pameran yang berlangsung pada 6–10 Oktober 2026 itu merupakan bagian dari Pekan Expo Koperasi dan UMKM Sulawesi Selatan dalam rangka Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79.

Di antara stan yang menampilkan produk ekonomi masyarakat, arsip sejarah menawarkan cara berbeda untuk mengenal Luwu Timur. Dokumen dan informasi yang dipajang merekam jejak perjalanan wilayah serta perubahan pemerintahan yang menjadi bagian dari pembentukan identitas daerah.

Ketertarikan pelajar yang mendatangi stan menunjukkan bahwa sejarah lokal masih menyimpan ruang untuk digali. Mereka datang dengan rasa ingin tahu terhadap kehidupan dan kondisi wilayah pada masa lampau, sebelum Luwu Timur terbentuk seperti sekarang.

Bagi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Luwu Timur, pameran ini menjadi sarana mempertemukan arsip dengan masyarakat. Dokumen yang tersimpan tidak cukup hanya dipelihara, tetapi juga perlu diperkenalkan agar nilai informasinya dapat diakses dan dipahami publik.

Arsip memiliki arti lebih dari sekadar catatan administratif. Ia menjadi sumber untuk menelusuri peristiwa, memahami perubahan, dan memeriksa kembali perjalanan sebuah daerah. Tanpa dokumentasi yang terawat, jejak sejarah berisiko terputus dari generasi yang tidak mengalami langsung masa tersebut.

Melalui pameran ini, sejarah Luwu Timur dihadirkan bukan sekadar sebagai cerita tentang masa lalu, melainkan sebagai rekaman perjalanan daerah yang perlu dijaga. Dari Onder Afdeling hingga menjadi daerah otonom, arsip membantu masyarakat memahami bahwa identitas Luwu Timur terbentuk melalui proses sejarah yang panjang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *