Example 728x250
Example 728x250
Input Lutim

APDESI Lutim: Expo Harkopnas Jadi Momentum Buka Potensi Ekonomi Desa

43
×

APDESI Lutim: Expo Harkopnas Jadi Momentum Buka Potensi Ekonomi Desa

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT_LUTIM – Expo Koperasi dan UMKM dalam rangka Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 di Lapangan Iniaku, Sorowako, Kabupaten Luwu Timur, menjadi ruang untuk memperkenalkan potensi daerah sekaligus memperluas peluang ekonomi masyarakat desa.

Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Luwu Timur, Suharman, yang juga Kepala Desa Laro, menilai penyelenggaraan kegiatan berskala provinsi itu memberi kesempatan bagi Luwu Timur untuk menunjukkan potensi unggulannya kepada masyarakat dari berbagai daerah, ungkapnya, Sabtu (10/10/2026).

Menurut dia, posisi Luwu Timur sebagai tuan rumah bukan sekadar menyelenggarakan agenda seremonial, melainkan kesempatan memperlihatkan kesiapan daerah dalam mendukung kegiatan berskala provinsi hingga nasional.

Sementara itu, Kepala Desa Ussu, Rahmat Aldin, menyoroti potensi Expo Harkopnas dalam mendorong aktivitas ekonomi lokal. Ia menilai pemilihan Sorowako sebagai lokasi kegiatan dapat memberi keuntungan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), terutama melalui peluang bertambahnya pengunjung dan calon pembeli.

“Luar biasa, kegiatan ini sangat tepat dilaksanakan di Sorowako karena lokasinya strategis. Selain memberikan peluang bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan pendapatan, fasilitas yang disediakan juga lengkap,” kata Rahmat saat berbincang di SNT Coffee.

Ia juga menilai keberadaan destinasi wisata di Sorowako menjadi nilai tambah untuk menarik pengunjung dari 23 kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan. Arus kunjungan tersebut, menurut dia, berpotensi membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat setempat.

Namun kata dia, manfaat ekonomi expo tidak cukup diukur dari jumlah pengunjung atau ramainya transaksi selama kegiatan berlangsung. Peluang yang lebih besar terletak pada kemampuan pelaku UMKM memperluas jaringan usaha, menjalin kemitraan, dan memasarkan produk setelah expo berakhir.

Karena itu tambahnya, Expo Harkopnas diharapkan tidak berhenti sebagai ajang pameran produk unggulan daerah. Kegiatan ini perlu menjadi penghubung antara produk lokal, pasar yang lebih luas, dan peluang kerja sama antarpelaku usaha agar dampaknya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat, termasuk pelaku ekonomi di desa. (Solihin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *