Example 728x250
Example 728x250
Input Lutim

FTBI Luwu Timur Jadi Ajang Generasi Muda Melestarikan Bahasa Bugis dan Toraja

235
×

FTBI Luwu Timur Jadi Ajang Generasi Muda Melestarikan Bahasa Bugis dan Toraja

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT_LUTIM,—Sebanyak 159 siswa dan siswi jenjang SMP negeri maupun swasta se-Kabupaten Luwu Timur mengikuti lomba Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat kabupaten yang digelar pada Selasa (13/10/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan di tiga lokasi berbeda, yakni UPT SMP Negeri 2 Malili, UPT SMP Negeri 1 Malili, dan Aula Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Luwu Timur.

Berbagai cabang lomba digelar di masing-masing lokasi untuk mengembangkan kemampuan siswa dalam menggunakan dan melestarikan bahasa daerah.

Di UPT SMP Negeri 2 Malili, perlombaan meliputi komedi tunggal berbahasa Toraja dan Bugis serta menulis cerpen dalam kedua bahasa tersebut. Setiap cabang lomba diikuti peserta putra dan putri.

Kegiatan FTBI tingkat kabupaten ini menjadi ajang bagi para siswa untuk menunjukkan kemampuan sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa ibu.

Peserta yang berhasil meraih hasil terbaik dan lolos pada seleksi tingkat kabupaten akan melanjutkan kompetisi ke tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.

Kepala UPT SMP Negeri 2 Malili, Hj. Darmawati, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan rasa syukurnya atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Menurutnya, lomba FTBI memiliki peran penting dalam menumbuhkan kembali kecintaan generasi muda terhadap bahasa daerah.

“Anak-anak sekarang sudah jarang sekali mencintai bahasa lokal. Dengan adanya lomba ini, kita bisa melihat sekaligus membudayakan kembali bahasa lokal atau bahasa ibu,” ujarnya saat dikonfirmasi di ruang kerjanya.

Ia menambahkan, pelestarian bahasa daerah perlu terus dilakukan agar tidak hilang ditelan perkembangan zaman. Menurutnya, bahasa ibu merupakan bagian dari kekayaan budaya yang harus dijaga dan dilestarikan dalam kehidupan masyarakat.

“Kalau tidak dibudayakan, suatu saat nanti bahasa daerah bisa hilang. Ini merupakan budaya yang harus kita lestarikan di tengah masyarakat,” tambahnya.

Darmawati berharap Dinas Pendidikan Kabupaten Luwu Timur terus konsisten menyelenggarakan kegiatan FTBI setiap tahun. Ia juga berharap antusiasme peserta semakin meningkat sehingga semakin banyak generasi muda yang mau mempelajari, menggunakan, dan melestarikan bahasa daerah.

“Harapan saya, Dinas Pendidikan tetap konsisten mengadakan lomba ini. Para peserta juga tetap antusias dan mudah-mudahan tahun berikutnya jumlah peserta semakin meningkat. Selamat bertanding kepada seluruh peserta, berikan yang terbaik untuk sekolah masing-masing,” tutupnya. (Solihin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *