Example 728x250
Example 728x250
Input Lutim

Hanya 53 Siswa, UPT SDN 259 Balambano Tunjukkan Inovasi Menuju Adiwiyata

185
×

Hanya 53 Siswa, UPT SDN 259 Balambano Tunjukkan Inovasi Menuju Adiwiyata

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT_LUTIM,—UPT SDN 259 Balambano, Kabupaten Luwu Timur, terus berupaya mewujudkan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan berbudaya ramah lingkungan. Upaya tersebut mendapat apresiasi dari Tim Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Luwu Timur saat melakukan verifikasi lapangan (verlap) calon Sekolah Adiwiyata tingkat kabupaten jumat 23/10/2026.

Verifikasi lapangan ini dilakukan untuk memastikan kesesuaian antara dokumen administrasi yang telah disiapkan dengan kondisi nyata di lingkungan sekolah.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya mendorong gerakan peduli dan berbudaya lingkungan hidup di kalangan warga sekolah.

Dalam kegiatan itu, hadir Tim DLH Kabupaten Luwu Timur bersama Tim Pembina Adiwiyata yang turut melakukan penilaian. Sejumlah kepala sekolah juga terlibat sebagai bagian dari tim pembina dan penilai.

UPT SDN 259 Balambano sendiri memiliki 53 siswa. Meski jumlah peserta didiknya relatif sedikit, sekolah tersebut dinilai mampu menunjukkan berbagai inovasi dalam mendukung pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan Tim DLH menyampaikan apresiasi terhadap kondisi lingkungan dan berbagai inovasi yang dikembangkan pihak sekolah.

Menurutnya, sejak memasuki gerbang sekolah, tim sudah melihat suasana lingkungan yang memberikan kesan positif. Apresiasi semakin bertambah setelah melihat berbagai upaya sekolah dalam memanfaatkan sumber daya yang tersedia untuk mendukung program Adiwiyata.

Tim DLH menilai sejumlah inovasi yang diterapkan sekolah patut diapresiasi, mulai dari konservasi air, pemanfaatan air untuk kebutuhan mencuci tangan, hingga penggunaan kembali barang-barang bekas melalui proses daur ulang.

“Tim Adiwiyata itu tidak harus semuanya serba baru. Justru lebih bagus apabila apa yang sudah ada di sekolah dapat dimanfaatkan secara maksimal,” demikian pesan yang disampaikan tim saat melakukan verifikasi.

Tim DLH bersama tim pembina juga memberikan masukan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan sekolah. Dari aspek kebersihan, kondisi sekolah dinilai sudah baik. Namun, masih ada beberapa hal yang perlu dibenahi, khususnya dalam pengelolaan sampah di dalam kelas.

Tim menyarankan agar setiap kelas menyediakan minimal tiga tempat sampah yang dilengkapi label sesuai peruntukannya. Selain mendukung kebersihan, penyediaan tempat sampah tersebut diharapkan menjadi media pembelajaran bagi siswa untuk mengenal jenis-jenis sampah dan membiasakan perilaku memilah sampah sejak dini.

Dengan adanya label dan tampilan edukasi di tempat sampah, siswa dapat memahami pentingnya pengelolaan sampah, baik di dalam kelas maupun di luar kelas.

Sementara itu, pada aspek konservasi air, pemanfaatan air hujan menjadi salah satu catatan yang perlu ditingkatkan.

Tim menyarankan pihak sekolah menyiapkan wadah penampungan air hujan ketika hujan turun, sehingga air yang terkumpul dapat dimanfaatkan kembali untuk menyiram tanaman.

Upaya tersebut dinilai sederhana, tetapi memiliki manfaat besar dalam menanamkan kebiasaan hemat air sekaligus mendukung pemeliharaan lingkungan sekolah.

Kepala Sekolah Apresiasi Dukungan Guru dan Orang Tua

Kepala UPT SDN 259 Balambano, Rahel Talinuya, menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh guru, orang tua siswa, serta peserta didik yang telah berpartisipasi dalam mempersiapkan sekolah menuju Adiwiyata tingkat kabupaten.

Menurut Rahel, berbagai persiapan yang dilakukan merupakan hasil kerja sama dan semangat gotong royong seluruh pihak.

Bahkan, para guru bersama-sama meluangkan waktu hingga malam hari untuk menata dan membenahi lingkungan sekolah demi menyukseskan program tersebut.

Ia menegaskan, dukungan para guru dan orang tua menjadi bagian penting dalam mendorong terwujudnya sekolah yang peduli terhadap lingkungan.

Rahel berharap pelaksanaan verifikasi lapangan ini menjadi langkah positif bagi UPT SDN 259 Balambano untuk memperoleh hasil penilaian yang baik dan dapat ditetapkan sebagai Sekolah Adiwiyata tingkat kabupaten.

“Terima kasih kepada rekan-rekan guru, orang tua siswa, dan seluruh murid yang selama ini telah memberikan yang terbaik untuk sekolah. Semua ini tidak terlepas dari kerja sama dan dukungan bersama,” ungkapnya.

Ia juga berharap berbagai inovasi dan pembenahan yang telah dilakukan dapat terus dipertahankan, sehingga budaya peduli lingkungan tidak hanya menjadi bagian dari penilaian Adiwiyata, tetapi juga menjadi kebiasaan sehari-hari seluruh warga sekolah.

Melalui program ini, UPT SDN 259 Balambano berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan, menanamkan perilaku ramah lingkungan kepada siswa, serta memanfaatkan sumber daya yang tersedia secara bijak demi menciptakan lingkungan belajar yang bersih, sehat, dan nyaman.(Solihin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *