INPUTRAKYAT_LUTIM — Kondisi udara di Kota Malili dan sekitarnya kembali tertutup asap tebal, membuat kualitas udara menurun. Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu Timur, dr. Helmy Kahar, mengeluarkan imbauan agar masyarakat tetap waspada terhadap dampak kesehatan yang mungkin muncul akibat paparan asap.
“Saya mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan. Jika harus beraktivitas di luar, gunakanlah masker, terlebih bagi anak-anak, lansia, dan penderita penyakit pernapasan,” ujar dr. Helmy Kahar.
Beliau juga menyarankan masyarakat untuk memperbanyak minum air putih, rutin membersihkan rumah agar tetap bersih dari debu dan partikel asap, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami keluhan seperti batuk yang menetap, sesak napas, atau iritasi pada mata.
Selain kepada masyarakat, dr. Helmy Kahar juga menyampaikan pesan khusus kepada seluruh tenaga kesehatan di puskesmas maupun fasilitas kesehatan lainnya agar lebih siaga.
Tenaga kesehatan diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap peningkatan kasus ISPA dan gangguan pernapasan, serta aktif memberikan edukasi kepada warga tentang cara melindungi diri dari dampak asap. Pemantauan perkembangan kasus kesehatan di masing-masing wilayah kerja juga diperketat, dengan layanan yang disiapkan agar tetap cepat dan tepat saat dibutuhkan masyarakat.
Dinas Kesehatan juga mendorong seluruh pihak untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam upaya menjaga kesehatan warga di tengah kondisi udara yang belum membaik.
Saat ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu Timur terus memantau perkembangan kualitas udara di berbagai titik wilayah dan memastikan layanan kesehatan tetap siap melayani masyarakat yang membutuhkan. (Rama).














