Example 728x250
Example 728x250
Input Lutim

Di ‘Dorr’ Hingga Tewas, Keluarga Korban Bantah Pernyataan Kapolres Luwu Timur

454
×

Di ‘Dorr’ Hingga Tewas, Keluarga Korban Bantah Pernyataan Kapolres Luwu Timur

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT_LUTIM,–Pasca tewasnya Amril alias Ari (26) warga desa Teromu, Kecamatan Mangkutana, yang tertembak oleh anggota Polsek Mangkutana di Luwu Timur Kemarin, Keluarga Korban Bantah Pernyataan Kapolres Luwu Timur.

Kakak korban, Alimuddin, yang di konfirmasi awak media di Rumah Duka, Selasa (20/02/2018), mengatakan dirinya membantah adanya pernyataan Kapolres Luwu Timur, yakni AKBP Leonardo Panji Wahyudi, S.Ik. yang mengatakan adanya tembakan yang di arahkan ke kaki Almarhum dengan maksud melumpuhkan.

“waktu saya mandikan adik saya sebelum di kuburkan pak, tidak ada bekas peluru di bagian kakinya, cuma luka lecet saja, bekas peluru yang ada cuma di bagian pinggang satu, sama di bagian dada, ada juga luka di kepala pak tapi tidak tahu apa yang kena itu karena hanya darah saja yang keluar,” Kata Alimuddin.

Ia juga mengaku sangat menyayangkan tindakan pihak kepolisian yang menyebabkan kematian adiknya,”Itu mi juga di sayangkan pak, kenapa tidak di lumpuhkan saja” ucapnya.

Sebelumnya Kapolres Luwu Timur, Akbp Leoanardo Panji Wahyudi, memberikan pernyataan ke awak media terkait yang Amri (almarhum) yang terpaksa di hadiahi timah panas oleh polisi hingga tewas saat mengamuk dengan sebilah parang di duga di bawah pengaruh obat Pil PCC.

karena tindakan pelaku saat itu sudah mengancam keselamatan jiwa masyarakat sekitar dan petugas yang akan mengamankannya, maka petugas mengarahkan tembakan ke arah kaki pelaku dengan tujuan melumpuhkan dan melepaskan tembakan.

“Anggota polisi yang mengejar pelaku memberi tembakan peringatan. Namun tetap saja memgacungkan parangnya. Selanjutnya dilakukan tembakan ke arah kaki, pelaku tetap berdiri dan melawan petugas hingga akhirnya tersungkur,” tutur Kapolres Leonardo.

Leonardo juga mengatakan pihaknya terpaksa melakukan tindakan tegas tersebut dengan menembak pelaku, karena pelaku sudah di luar kendali dan mengancam nyawa banyak orang di sekitar.

“Dengan terpaksa kita lakukan tindakan tegas dengan menembak yang bersangkutan. Kita bersyukur karena tak ada korban jiwa dari masyarakat sipil,” tutup Kapolres.

Liputan: Amir | Editor: Zhakral.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *