INPUTRAKYAT_LUTRA,–Kisah memperihatinkan dialami Hauria, nenek berusia lanjut di Dusun Baloli, Desa Baebunta, Kecamatan Baebunta, Sulawesi Selatan.
Dimana nenek Hauria tinggal di gubuk berukuran 2×4 meter yang dibangun warga, namun karena gubuk itu juga termakan usia, Hauria kerap basah kuyup saat diguyur hujan.
Tak hanya itu, saat beras pemberian tetangganya habis, nenek sebatang kara ini kerap hanya duduk bengong dalam gubuknya sambil menangis.
Untuk makan sehari-hari, nenek yang sudah tak mampu bekerja itu memang hanya berharap belas kasih warga dan kerabat yang bersimpati kepadanya.
Sementara itu, Taslim Pemilik pencucian motor dan mobil yang merupakan tetangga nenek Hauria saat menceritakan kisah pilu tersebut kepada Inputrakyat.co.id, bahwa sudah bertahun-tahun nenek Hauria tidak dapat bantuan dari pemerintah diantaranya, beras raskin, Rabu (04/04/18).
“Nenek Hauria juga tidak pernah bersuami sehingga di masa hidupnya dia hanya tinggal sebangkara,” ucap Taslim.
Liputan: Rama | Editor: Amk.














